Jawabanmu

2014-02-24T20:15:40+07:00
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia AnomaliDi tengah kondisi dunia yang sedang krisis, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatat hasil positif. Pertumbuhan ekonomi triwulan kedua tahun ini mencapai 6,4 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Konsentrasi pertumbuhan tetap terpusat di Pulau Jawa dengan angka 57,5 persen.Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I-2012 lebih baik dibandingkan dengan semester I-2011 yang tumbuh sebesar 6,3 persen.Namun menurut pengamat ekonomi Indonesia for Global Justice, Salamuddin Daeng, pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong anomali. Alasannya karena pertumbuhan ekonomi tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.Ada empat faktor, kata Daeng, yang membuat pertumbuhan ekonomi anomali. Pertama, ekonomi Indonesia digerakkan oleh utang luar negeri yang angkanya terus naik. ”Utang Indonesia terakumulasi mencapai Rp 2.870 triliun. Utang luar negeri bertambah setiap tahun. Utang selanjutnya menjadi sumber pendapatan utama pemerintah dan menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi,” paparnya.Kedua, pertumbuhan ekonomi didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat yang bersumber dari naiknya harga sandang dan pangan, serta ditopang dari pertumbuhan kredit khususnya kredit konsumsi.Faktor ketiga, pertumbuhan ekonomi didorong ekspor bahan mentah, seperti bahan tambang, migas, hasil perkebunan dan hutan, sehingga tidak banyak menciptakan nilai tambah dan lapangan pekerjaan. Terakhir, pertumbuhan ekonomi didorong oleh investasi luar negeri yang membuat sumber daya alam kian dikuasai asing.Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, A Tony Prasetiantono menyatakan, sektor domestik mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. ”Transmisi krisis global melalui penurunan ekspor dan defisit neraca perdagangan baru akan terasa pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini. Lagi pula, kontribusi ekspor terhadap PDB tidak besar,” kata Tony.Hal senada disampaikan ekonom Mirza Adityaswara. Sejumlah sektor ekonomi dalam negeri tumbuh karena didorong oleh suku bunga rendah yang tampak dari tumbuhnya kredit 26-28 persen (tahunan) sekaligus didorong oleh harga bahan bakar minyak (BBM) yang rendah karena masih disubsidi.”Maka dari itu, pertumbuhan tinggi dialami sektor yang berorientasi dalam negeri, seperti perdagangan, manufaktur, otomotif, transportasi, komunikasi, dan konstruksi,” kata Mirza. Dia menambahkan, akibat pertumbuhan tinggi sektor yang berorientasi dalam negeri, kecenderungan defisit neraca perdagangan akan semakin besar.Menurut Tony, belanja pemerintah yang lebih cepat dan besar juga cukup membantu pertumbuhan. Seiring hal itu, inflasi yang terkendali di bawah 5 persen cukup membantu, meski hal tersebut ada efeknya, yaitu subsidi energi terus membengkak yang sebenarnya cenderung tidak sehat.
2014-02-24T20:42:13+07:00
pesan boediono terkait ekonomi pasar
Ketika terjadi pergantian tahun, banyak prediksi analis keuangan untuk mengetahui bagaimana kondisi ekonomi di tahun baru. Misalnya Wakil Presiden (Wapres) Boediono menyampaikan soal kemungkinan terkait kondisi-kondiri pasar ekonomi Indonesia di tahun baru ini. “Saat pergantian tahun orang banyak mengambil bola kristalnya, bagaimana melihat kondisi 2014, ada pula yang membuka website, membuka horoskop, membuka shio, membuka buku-buku lama seperti Joyoboyo, hal itu yang dilakukan oleh orang awam, tapi kalau orang pelaku pasar modal akan mendengarkan ramalan para analis keuangan, para selebriti pasar uang bagaimana kondisi pasar modal dunia dan Indonesia sendiri bagaimana melangkah pada 2014,” kata Boediono dalam sambutannya di acara pembukaan perdagang saham awal tahun di Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/1/2014). Boediono mengungkapkan semua ramalan tersebut akan kembali pada diri masing-masing pribadi soal keputusan apa yang akan diambil 2014 tahun ini. “Karena perbedaan ramalan yang dilakukan orang awam dan para selebriti pasar modal hasilnya beda tipis, karena semua yang diungkapkan akan kembali pada diri kita sendiri bagaimana melangkah pada 2014,” ujarnya. Boediono memberikan ramalan-ramalannya apa yang akan terjadi pada 2014, khususnya dibidang keuangan, untuk menjadi panduan bagi para pelaku pasar modal. 

maaf klo salah