Jawabanmu

2014-09-03T23:44:14+07:00
Arrhenius mendefinisikan  asam  adalah zat yang menghasilkan H+ dan  basa adalah zat yang menghasilkan OH-.  Bila asam adalah HA dan basa BOH, maka HA → H+ + A- dan BOH → B+ + OH-.  Bila asam dan basa bereaksi akan dihasilkan air.

Teori Brønsted dan Lowry, asam didefinisikan sebagai molekul  atau ion yang menghasilkan H+ dan molekul atau ion yang menerima H+ merupakan partner asam yakni basa. Basa tidak hanya molekul atau ion yang menghasilkan OH-, tetapi yang menerima H+. Karena asam HA menghasilkan H+ ke air dalam larutan dalam air dan menghasilkan  ion oksonium, H3O+, air juga merupakan basa.

Persamaannya adalah: Dapat digunakan asam-basa dalam pelarut non air.