Jawabanmu

2014-09-03T20:34:16+07:00
Manusia awal Indonesia hidup secara bertahap. Marwati Djoened Poeponegoro dan Nugroho Notosusanto menggambarkan kehidupan manusia awal Indonesia ke dalam empat tahapan, yaitu masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat awal, masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjutan, masa bercocok tanam, dan masa perundagian. Tahapan-tahapan ini merupakan suatu kesinambungan. Untuk melakukan perubahan dalam setiap tahapannya memerlukan waktu yang relative lama. Hal ini mampu memberikan warna yang berbeda  untuk setiap tahapnya pada semua aspek kehidupan.


Sebelum membahas  lebih lanjut ada baiknya kita mengenal sedikit tentang zaman praaksara.


Apa sih zaman praaksara itu?


Praaksara berasal dari dua kata, yakni pra yang berarti sebelum dan aksara yang berarti tulisan. Dengan demikian zaman praaksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan. Ada istilah yang mirip dengan istilah praaksara, yakni istilah nirlekaNir berarti tanpa dan leka berarti tulisan. Jadi zaman praaksara adalah zaman ketika suatu bangsa belum mengenal tulisan.


Sering kita dengar istilah praaksara, apakah praaksara sama dengan prakasara?


Praaksara merupakan istilah dulu yang sering dipakai untuk menggambarkan perkembangan kehidupan dan budaya manusia sebelum mengenal tulisan.  Namun dewasa ini penggunaan istilah tersebut dirasa kurang tepat. Demikian karena dari segi bahasa saja pengertian praaksara sudah tidak relevan. Pra berarti sebelum dan sejarah adalah sejarah sehingga praaksara berarti sebelum ada sejarah. Sebelum ada sejarah berarti sebelum ada aktivitas kehidupan manusia. Dalam kenyataannya sekalipun belum mengenal tulisan, makhluk yang dinamakan manusia sudah memiliki sejarah dan sudah menghasilkan kebudayaan. Oleh karena itu, para ahli mempopulerkan istilah praaksara untuk menggantikan istilah praaksara.


Bagaimana membedakan antara zaman serjah dan zaman praaksara?


Untuk membedakannya diperlukan sebuah batas antara zaman sejarah dan zaman praaksara. Batas antara zaman praaksara dengan zaman sejarah adalah mulai adanya tulisan. Hal ini menimbulkan suatu pengertian bahwa praaksara adalah zaman sebelum ditemukannya tulisan, sedangkan sejarah adalah zaman setelah adanya tulisan. Berakhirnya zaman praaksara atau dimulainya zaman sejarah untuk setiap bangsa di dunia tidak sama tergantung dari peradaban bangsa tersebut. Salah satu contoh yaitu bangsa Mesir sekitar tahun 4000 SM masyarakatnya sudah mengenal tulisan, sehingga pada saat itu, bangsa Mesir sudah memasuki zaman sejarah. Zaman praaksara di Indonesia diperkirakan berakhir pada masa berdirinya Kerajaan Kutai, sekitar abad ke-5; dibuktikan dengan adanya prasasti yang berbentuk yupa yang ditemukan di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur baru memasuki era sejarah.


Karena tidak terdapat peninggalan catatan tertulis dari zaman praaksara, keterangan mengenai zaman ini diperoleh melalui bidang-bidang seperti paleontologi, astronomi, biologi, geologi, antropologi, arkeologi. Dalam artian bahwa bukti-bukti praaksara didapat dari artefak-artefak yang ditemukan di daerah penggalian situs praaksara.


Pembahasan mengenai kehidupan manusia Indonesia pada zaman praaksara adalah sebagai berikut :


A.  Kehidupan Sosial ManusiaIndonesia pada Zaman Praaksara


  (klikuntuk melihat) (klikuntuk melihat)

 

B.  Kehidupan Ekonomi ManusiaIndonesia pada Zaman Praaksara


  (klikuntuk melihat) (klikuntuk melihat)


C.  Kebudayaan Manusia Indonesiapada Zaman Praaksara 


  (klikuntuk melihat) (klikuntuk melihat) 

   à Benda yang dihasilkan (klikuntuk melihat)


D. Teknologi Manusia Indonesia pada Zaman Praaksara (klik untukmelihat)


  (klikuntuk melihat) (klikuntuk melihat)

  

E. Kepercayaan Manusia Indonesia pada Zaman Praaksara (klik untukmelihat)


  (klikuntuk melihat)  (klikuntuk melihat)

   a Bangunan Megalithikum (klikuntuk melihat)