Jawabanmu

2014-09-03T18:59:30+07:00
Indonesia dengan luas wilayah 1.990.250 Km yang
secara geografis terletak diantara dua benua
(Benua Asia dan Benua Australia) dan dua Samudra
(samudra Hindia dan samudra Pasifik). Indonesia
juga merupakan Negara kepulauan yang memiliki
13.478 buah pulau, jumlah tersebut adalah jumlah
yang didaftarkan ke PBB, yang diidentifikasi
berdasarkan metode dan definisi konvensi PBB.
Secara zoogeografi, Indonesia dipisahkan oleh garis
Wallace, garis ini memisahkan bagian barat
(Oriental region; Indo-malayan sub region) dan
bagian timur (Australian region; Austro-malayan
subregion). garis ini terletak antara pulau Bali dan
pulau Lombok di selatan dan antara pulau Borneo
dan pulau Sulawesi di Utara. Bagian barat
termasuk di; pulau Sumatra, pulau Jawa dan pulau
Borneo (wilayah Indonesia disebut Kalimantan)
serta pulau-pulau kecil di sekitarnya, sedangkan
pada bagian timur terdapat; pulau Sulawesi, Irian
Jaya, pulau Sumbawa, pulau Flores, pulau Sumba
dan pulau-pulau kecil yang terdapat di sekitarnya.
Hal ini dikarenakan fauna yang terdapat di
Indonesia merupakan fauna yang sama tipenya
dengan fauna yang berasal dari benua Asia dan
benua Australia.
Sedangkan secara fitogeografi, Indonesia termasuk
ke dalam Paleotropical kingdom; Indo-malaysian
subkingdom; Malaysian region (Lincoln et al , 1998).
Perbedaan penyebaran fauna dan flora secara
geografis ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan
masing-masing dalam melakukan pemencaran dan
barriernya. Hewan senantiasa memiliki suatu luas
jelajah tertentu dan terutama hewan terrestrial,
yang dibatasi oleh barrier-barrier geografis.
Sedangkan tumbuhan memiliki distribusi yang luas
dengan cara pemencaran yang beragam.
Kenapa fauna yang terdapat di bagian barat garis
Wallace memiliki typical yang berbeda dengan yang
terdapat di bagian timur? Apa factor utama yang
menyebabkan hal ini?
Tulisan kali ini akan membahas tentang sejarah
terbentuknya wilayah Indonesia secara geografis,
sehingga pertanyaan kita tentang pengaruh benua
Asia dan Australia dalam fauna dan flora di
Indonesia dapat dipahami dengan lebih mendetail.
Rodinia (1200 Mya)
Pada 1200 juta tahun lalu, seluruh daratan yang
ada di bumi tergabung menjadi super benua yang
dinamakan dengan Rodinia. Rodinia berada pada
Era Neoproterozoic. Berdasarkan rekonstruksi ulang
yang dilakukan oleh beberapa ahli, Rodinia tersusun
dari beberapa Craton ; Craton Amerika utara (yang
nantinya akan terpisah dan menjadi Laurasia),
Craton ini dikelilingi oleh craton lainnya, pada
bagian tenggara craton Eropa Timur, craton
Amazonia dan craton Afrika barat. Pada bagian
selatan, Rio plato dan San Fransisco, sedangkan
pada bagian barat daya; craton Kongo dan craton
Kalahari. Pada bagian timur laut; craton Australia,
craton India dan craton Antartica. Sedangkan
untuk craton Siberia, craton china utara dan
selatan, para ahli memiliki perbedaan pendapat
untuk rekonstruksi craton ini.
Pada super benua Rodinia, kita melihat bahwa
Australia pada era ini, sudah mulai terpisah dari
daratan lain, sehingga dinamakan craton Australia.
Gondwana dan Laurasia (650 Mya)
Karena pergerakan kerak bumi, Rodinia terpisah
menjadi dua super benua yaitu Gondwana dan
laurasia. Bagian-bagian yang akan membentuk
Indonesia termasuk ke dalam super benua
Gondwana, juga Australia. Pada masa ini pulau
Papua sudah terpisah dari Australia. Sedangkan
pulau-pulau lainnya dari Indonesia masih tergabug
dalam craton China Utara.
Pangea (306 Mya)
Juga merupakan super benua yang terbentuk dari
bersatunya Gondwana dan Laurasia. pada era
Paleozoic, era setelah Neoproteozoic. Saya ingin
membahas dalam tulisan terpisah mengenai
perbedaan Rodinia dan Pangea. Sekitar tahun ini
beberapa pulau dari Indonesia sudah mulai terpisah
dari craton China Utara, para ahli menyebutnya
dengan Malaya. Pada era ini craton China Utara
dan craton China Selatan masih terpisah.
Periode Cretaceous (94 Mya)
Periode Cretaceous termasuk ke dalam Era
Mesozoic, pada periode ini China utara dan China
selatan sedah menyatu dan mulai membentuk
Benua Asia. Begitu juga dengan Malaya, juga
bersatu ke dalam Benua ini.
Periode Tertiary (50 Mya)
Periode ini juga termasuk ke dalam Era Cenozoic,
pada periode ini Indonesia mulai terbentuk. Pulau
Sumatra, Jawa dan Borneo masih terpisah jauh
dengan pulau Papua.