Jawabanmu

2014-02-24T14:55:41+07:00
Namanya pendeta 
buhairah
8 4 8
2014-02-24T14:59:08+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin Pendeta Yahudi mengetahui bahwa Muhammad itu adalah Rasulullaah, dan bagaimana mungkin juga orang Nasrani pada saat itu Waraqah bin Naufal mengetahui bahwa Muhammad adalah Rasul Allah, bila tidak melalui kitab-kitab Allah yang terdahulu, apakah mereka (Pendeta Yahudi) dan Waraqah bin Naufal hanya menduga-duga saja.

Kesimpulannya telah jelas, bahwa mereka (ahli kitab) telah mengubah-ubah isi Al Kitab (Taurat/Injil) sesuai dengan hawa nafsu mereka semata, dan Taurat/Injil telah DIPALSUKAN oleh mereka, walaupun tidak semua ayat di dalam Al Kitab (Taurat/Injil) tersebut berstatus PALSU.
Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb.  peraturan komentar: 1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa.
 2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit.
 3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan
pendeta itu bernama 
Buhaira (Arab Buheira, Bahira) adalah seorang mantan Yahudi yang menjadi rahib Kristen Nestorian yang melihat tanda-tanda kenabian Muhammad. Ia tinggal di kota Bushra, Selatan Syam(sekarang Syria).
salah satu daerah yang menerima kabar itu adalah Yastrib. Disana ada dua kabilah, Aus dan Khazraj, yang hidup berdampingan dengan pemeluk Yahudi. Sudah lama mereka mendengar para rahib meramalkan tentang munculnya seorang nabi yang ditunggu-tunggu. Tentu saja kabar munculnya agama baru di Mekkah membuat mereka penasaran.Para pembesar Quraisy pun telah mendengar bahwa akan ada seseorang dari kalangan mereka yang akan menjadi nabi dan akan menerima wahyu dari langit. Ramalan itu mereka dengar dari paraperamal, rahib Yahudi dan pendeta Nasrani. Diam-diam mereka berharap bahwa orang yang ditakdirkan menjadi nabi adalah dirinya sendiri. Dengan status kenabian tentu mereka akan memperoleh kekuasaan atas Mekkah dan sekitarnya.Ketika Muhammad membawa dagangan Khadijah bersama Maysarah. Sesampainya di sana, ia kemudian bersandar di bawah sebatang pohon dekat gereja, kemudian seorang pendeta yang bernamaNestor (Nestorius). Kemudian pendeta itu bertanya kepada Maysarah, Siapa orang yang berteduh di bawah pohon tersebut kemudian Maysarah menjawab bahwa dia adalah seorang laki-laki dari sukuQuraisy, keluarga pengurus ‘al-Haram’ (Kaabah). Lalu Nestorius pun berkata kembali bahwa tidak ada seorang pun yang datang berteduh di bawah pohon tersebut, kecuali dia seorang nabi.Dalam Al Qur'an surah Ash Shaff, Allah berfirman kepada Isa bin Maryam tentang akan datangnya seorang nabi terakhir, firman tersebut berbunyi:
"Dan (aku) memberikan kabar gembira dengan seorang rasul yang datang sesudahku yang bernama Ahmad (Muhammad)." (Ash Shaff: 6).
2 3 2