sistem sosial merupakan kesatuan yang terdiri dari bagian-bagian (elemen atau komponen), yaitu :

a. orang dan atau kelompok beserta kegiatannya.
b. Hubungan sosial, termasuk di dalamnya norma-norma, dan nilai-nilai yang mengatur hubungan antar orang atau kelompok tersebut.

Jawabanmu

2014-02-23T21:29:18+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Sistem yang memakai jaringan sosial

2014-02-23T21:29:40+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Definisi Sistem Sosial 
Istilah "sistem" berasal dari 
bahasa Yunani "Systema" yang 
mempunyai pengertian : 
a. Suatu keseluruhan yang 
tersusun dari sekian banyak 
bagian. 
b. Hubungan yang berlangsung 
diantara satuan-satuan atau 
komponen secara teratur. 
Jadi, dengan kata lain istilah 
"systema" itu mengandung arti 
sehimpunan bagian atau 
komponen yang saling 
berhubungan secara teratur 
dan merupakan satu 
keseluruhan. (Sumber: Tatang 
M. Amirin, Drs.). 
Sedangkan pengertian "sistem 
sosial", menurut Jabal Tarik 
Ibrahim dalam bukunya 
Sosiologi Pedesaan, adalah 
sejumlah kegiatan atau 
sejumlah orang yang 
mempunyai hubungan timbal 
balik relatif konstan. Hubungan 
sejumlah orang dan 
kegiatannya itu berlangsung 
terus menerus. Dari tiga hal di 
atas terdapat tiga hal pokok, 
yaitu : 
a. Dalam setiap "sistem sosial" 
ada sejumlah orang dan 
kegiatannya. 
b. Dalam sustu "sistem sosial", 
orang-orang dan atau kegiatan- 
kegiatan itu berhubungan 
secara timbal-balik. 
c. Hubungan yang bersifat 
timbal-balik dalam suatu "sistem 
sosial" bersifat konstan. 
Dari uraian tadi menunjukkan 
bahwa "sistem sosial" 
merupakan kesatuan yang 
terdiri dari bagian-bagian 
(elemen atau komponen), yaitu : 
a. orang dan atau kelompok 
beserta kegiatannya. 
b. Hubungan sosial, termasuk di 
dalamnya norma-norma, dan 
nilai-nilai yang mengatur 
hubungan antar orang atau 
kelompok tersebut. 
"Sistem sosial" merupakan 
ciptaan dari manusia, dalam hal 
ini "sistem sosial" terjadi karena 
manusia adalah makhluk sosial. 
Ada beberapa hal yang 
membuat manusia menciptakan 
"sistem sosial", antara lain 
karena : 
a. Manusia mempunyai 
kebutuhan dasar biologi 
tertentu seperti pangan, papan, 
sandang dan seks. 
b. Untuk memuaskan 
kebutuhan ini, manusia 
tergantung pada organisasi- 
organisasi kemasyarakatan. 
c. Kenyataan di atas 
menciptakan kebutuhan- 
kebutuhan lain, yaitu kebutuhan 
sistem pada diri individu. 
d. Pada akhirnya manusia 
berusaha untuk 
memaksimumkan kepuasan 
dari kebutuhan dirinya. 
"Sistem sosial" mempengaruhi 
perilaku manusia, karena di 
dalam suatu "sistem sosial" 
tercakup pula nilai-nilai dan 
norma-norma yang merupakan 
aturan perilaku anggota- 
anggota masyarakat. Dalam 
setiap "sistem sosial" pada 
tingkat-tingkat tertentu selalu 
mempertahankan batas-batas 
yang memisahkan dan 
membedakan dari 
lingkungannya ("sistem sosial" 
lainnya). Selain itu, di dalam 
"sistem sosial" ditemukan juga 
mekanisme-mekanisme yang 
dipergunakan atau berfungsi 
mempertahankan "sistem 
sosial" tersebut.