Jawabanmu

2013-12-31T19:44:50+07:00
Indonesia merupakan ekonomi dengan sistem terbuka, artinya tidak ada restriktisasi kebijakan dana masuk dan keluar. Imbasnya adalah kondisi akan menjadi labil saat banyak dana yang keluar masuk dalam transaksi harian.

Yang kedua adalah tingginya permintaaan akan dolar. Ambil contoh apabila banyak perusahaan yang melakukan pembelian bahan baku dalam bentuk US dollar. Saat jatuh tempo mereka secara serempak harus membayar dalam bentuk US dollar. Permintaan akan dollar kemudian naik sedangkan supply terbatas, dalam hal ini harga valas akan naik. 
sama sama mudah-mudahan membantu ya, ini untuk PR ya?
iya ini pr .... tapi saya belum paham maksud dr point yang pertama, bisa dijelaskan lagi?
bisa lebih spesifik? atau coba di pertanyaan baru
Di ekonomi tertutup mereka berusaha membatasi jumlah uang masuk. Imbasnya adalah nilai valas tidak akan begitu terpengaruh karena memang sangat jarang aktifitas ekonomi yang melibatkan negara lain. Contoh ekonomi tertutup r adalah saat negara memberi batasan waktu untuk investasi, ambil contoh uang yang digunakan untuk investasi di bank tidak bisa diambil dalam jangka waktu setahun.
oh iya .. trima kasih untuk penjelasan lanjutnya, :)
2013-12-31T22:37:47+07:00
Beberapa faktor :
1. Ulah broker . biasanya ini dalang kehancuran suatu mata uang di beberapa negara
2. Inflasi - seperti kenaikan BBM dapat melemahkan nilai tukar mata uang
3. neraca perdagangan defisit - Indonesia terlalu banyak impor !
4. pengaruh kebijakan negara lain . Ini yang terjadi sekarang sampai valas IDR melemah di angka 12.000

1 1 1