a. pernapasan dada terjadi karena kontraksi otot2 antartulangrusuk yang mengubah posisi tulang rusuk, naik atau turun posisi tulang rusuk ini menentukan besar kecilnya rongga dada dan besar kecilnya tekanan di rongga dada dan paru2.
b. pernapasan perut terjadi karena interaksi otot2 dari sekat diafragma,yg menentukan posisi dr sekat diafragma mendatar atau melengkung ke atas dan akhirnya juga mempengaruhi besar kecilnya volume rongga dada dan tekanan rongga dada dan paru2
Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk
Pernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma.
perbedaan paling mendasar adalah mengenai otot yang berperan aktif dalam pernapasan itu. Pada pernapasan dada, otot yang berperan aktif adalah otot antar tulang rusuk/otot interkostal, sedangkan pada pernapasan perut yang berperan aktif adlaah otot diafragma

Jawabanmu

2014-02-23T20:21:58+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Pernapasan dada
Pernapasan dada adalah pernapasan yang melibatkan otot antartulang rusuk. Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
1.   Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
2.   Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antara tulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.
Pernapasan perutPernapasan perut adalah pernapasan yang melibatkan otot diafragma.  
Mekanismenya dapat dibedakan sebagai berikut.
1.   Fase inspirasi. Fase ini berupa berkontraksinya otot diafragma sehingga rongga dada membesar, akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.
2.   Fase ekspirasi. Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Sebagai akibatnya, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehingga udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.
29 4 29