Dalam Hangat pelukan mentari.
Diri terbalut mendung keresahan.
Resah bila bumi tak sudi lagi dipijak.
Resah jika laut tak mampu lagi memikul airnya.
Resah jika gunung tak sanggup lagi berdiri tegak.

Air mata ini belum lagi kering.
Puing-puing derita masih tercicir disepanjang jalan.
Terdengar lagi jeritan saudaraku disana.
Terdengar lagi jeritan teman-temanku disana.
Terdengar lagi jeritan para sahabat-sahabatku disana.
Mkasih ya!
Yg 1 ama yg ke 2 puisi aph tuhh
banjir bukan ??
atau tsunami ??

Jawabanmu

2014-02-23T19:55:59+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
ALAM
kini kau mulai menua
rentan usiamu menitis
hingga ku rasa hiwamu goyah
maafkan cucumu ini alam

mungkin kau jenuh atas dosa cucumu ini
hingga kau menangis
hingga kau seperti meledak
sampai dunia ini terbalik

kembalilah alam .. ku mohon kembali
3 3 3
2014-02-23T19:56:17+07:00
Banjir

hadirmu sangatlah mendadak
hadirmu sangat kejam
tidak peduli tua atau muda
tidak peduli kaya atau miskin
semua kau terjang

Tapi,kehadiranmu disebabkan manusia itu sendiri
sampah..limbah..
semuanya mereka kasih untuk kehadiranmu
Seolah mereka mengundang festival air tahunan

Ya Tuhan,bantulah kami..
kami yang lalai akan kewajiban untuk menjaga apa yang kami punya
5 4 5