Jawabanmu

2014-02-23T18:56:55+07:00
Kabupaten Sinjai merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi budaya dan wisata. Baik itu potensi wisata alam, wisata budaya, wisata bahari dan pantai serta pesta-pesta rakyat. Di wilayah Kabupaten Sinjai terdapat beberapa objek wisata yang potensial untuk dikembangkan. Diantara budaya adat Karampuang dengan pesta adat Ma’pogau Sihanua.

Selain itu wisata bahari memiliki nilai untuk dikembangkan diantaranya kawasan Pulau Larea-Rea, Pantai Ujung Kupang, dan kawasan Pulau Sembilan. Untuk wisata budaya dan peninggalan sejarah, Kabupaten Sinjai memiliki Benteng yang merupakan peninggalan panjajahan Belanda. Benteng ini merupakan salah satu Benteng yang ada di Sulawesi Selatan. Dengan nama Benteng Balangnipa. Serta objek peninggalan sejarah Batu Pake Gojeng dan rumah kuno di wilayah karangpuan Kecamatan Bulupoddo.

Taman Purbakala Batu Pake Gojeng
Taman ini terletak di sebelah Utara kota Sinjai tepat di atas buk it dengan ketinggian 85 meter dari permukaan laut. Keunikan dari batu pake gojeng dengan ditemukannya bukti kehidupan zaman batu berupa 11 makam 90 lubang batu pahatan/lesung untuk berbagi keperluan di samping sebagai tempat air dan tempat padi. Dan dari puncak batu pake gojeng ini Nampak jelas sebagian kota Sinjai.

Hutan Baku ini dikelolah oleh masyarakat setempat dengan membentuk kelompok-kelompok. Selain sebagai hutan yang begitu unik dan indah, tempat ini juga berfungsi sebagai tempat pembibitan, penelitian dan lain-lain.

SEMOGA MEMBANTU

2014-02-23T18:57:14+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Potensi untuk Wisata antara lain: Benteng Balangnipa,terletak di Kelurahan Balangnipa,Kecamatan Sinjai Utara


Budaya : Komunikasi politik di antara kerajaan-kerajaan dibangun melalui landasan tatanan kesopanan Yakni Sipakatau yaitu Saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai konsep “Sirui Menre’ Tessirui No’ yakni saling menarik ke atas, pantang saling menarik ke bawah, mallilu sipakainge yang bermakna bila khilaf saling mengingatkan.