Jawabanmu

2014-09-02T18:46:19+07:00
meneruskan perjuangan  perjuangan para pendiri negara dalam perumusan dan penetapan pancasila sebagai dasar negara, meniru sifat sifat dan perilaku perilaku para pendiri neg dlm perumusan penetapan pancasila sebagai dasar negara
14 3 14
2014-09-02T18:46:24+07:00
Perumusan dan Penetapan Pancasila
PROSES PERUMUSAN DAN PENETAPAN PANCASILAOleh : EA SETYAWANDisampaikan dalam rangka persiapan lomba LCC PKN SLTA Se- Jateng 2011 (30 Juni 2011)
A.       Perumusan Pancasila dalam Sidang BPUPKI              Tanggal 28 Mei 1945 dibentuk BPUPKI (Dokuritzu Zyunbi Tyoosakai) yang terdiri dari 62 anggota dengan diketuai oleh dr. Radjiman Widiodiningrat. Tugasnya adalah mempertimbangkan masalah – masalah pokok kemudian merumuskan rencana – rencana pokok bagi Indonesia Merdeka. BPUPKI mengadakan 2 kali siding, yaitu:1.      Sidang pertama 29 Mei 1945 – 1 Juni 1945.Ketua BPUPKI meminta para anggota pandangan tentang apa yang akan dijadikan dasar Indonesia merdeka / philosopie grondslag / dasar falsafah. Ada 3 tokoh yang mengusulkan, diantaranya adalah :a.       Muhammad Yamin (29 Mei 1945)Dalam pidatonya, mengusulkan:1)      Peri kebangsaan.2)      Peri kemanusiaan.3)      Peri ketuhanan.4)      Peri kerakyatan.5)      Kesejahteraan rakyat.Dalam usulan tertulisnya, adalah:1)      Ketuhanan yang maha esa.2)      Kebangsaan persatuan Indonesia.3)      Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab.4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.5)      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.b.      Supomo (31 Mei 1945)1)      Negara Indonesia merdeka hendaknya merupakan negara yang bersatu (totaliter dan integralistik).2)      Setiap warga negara dianjurkan supaya takluk pada Tuhan tetapi urusan agama hendaknya terpisah dari urusan negara dan diserahkan kepada golongan agama yang bersangkutan.3)      Dalam susunan pemerintahan negara harus dibentuk suatu Badan Permusyawaratan agar pimpinan negara dapat bersatu jiwa dengan wakil – wakil rakyat secara terus menerus.4)      Sistem ekonomi Indonesia hendaknya diatur berdasarkan asas kekeluargaan, tolong menolong, kooperasi.5)      Negara Indonesia yang berdasar atas semangat kebudayaan Indonesia yang asli dengan sendirinya akan bersifat negara asia timur raya.



c.       Soekarno (1 Juni 1945)Dalam pidatonya mengusulkan Indonesia merdeka bukan sebagai negara agama dan bukan sebagai negara sekuer tetapi negara yang berdasarkan Pancasila. Adapun isinya adalah:1)      Kebangsaan Indonesia.2)      Internasionalisme atau perikemanusiaan.3)      Mufakat atau demokrasi.4)      Kesejahteraan sosial.5)      Ketuhanan yang berkebudayaan.Dari pancasila tersebut, mengusulkan Tri Sila sebagai usulan alternatifnya, diantaranya adalah:1)      Sosio Nasionalisme.Hal ini sebagai ringkasan dari sila Kebangsaan Indonesia dengan Internasionalisme atau Perikemanusiaan.2)      Sosio Demokrasi.      Hal ini sebagai ringkasan dari sila Mufakat atau Demokrasi dengan Kesejahteraan Sosial.3)      Ketuhanan.      Hal ini sebagai ringkasan dari sila Ketuhanan Yang Berkebudayaan.Dari Tri Sila tersebut dapat diringkas menjadi satu yang dikenal sebagai Eka Sila. Eka Sila yang dimaksud adalah Gotong Royong, yang mempunyai maksud sebagai prinsip dalam mendirikan negara gotong royong yang berarti satu buat semua, semua buat satu, semua buat semua.      Setelah sidang I BPUPKI usai, berlangsung pertemuan di luar sidang. Pertemuan itu dimaksudkan untuk menjembatani perbedaan antara golongan nasionalis dan islam. Dalam pertemuan itu dibentuk panitia sembilan yang diketuai oleh Soekarno dengan tugas merumuskan kesepakatan kedua belah pihak. Panitia ini berhasil menetapkan Rancangan Pembukaan UUD yang dikenal dengan nama Piagam Jakarta (22 Juni 1945). Selengkapnya, Pancasila dalam Piagam Jakarta adalah:1)      Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk – pemeluknya.2)      Kemanusiaan yang adil dan beradab.3)      Persatuan Indonesia.4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.5)     


7 4 7