Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-02-23T08:21:36+07:00
Tinjau larutan penyanggadengan komponen asam lemah CH3COOH dan basa konjugatnya CH3COO–.
Jika asam kuat ditambahkan ke dalam larutan penyangga, berarti memasukkan ion H+ yang dapat bereaksi dengan basa konjugatnya.

Jika basa kuat ditambahkan ke dalam larutan penyangga, berarti memasukkan ion OH– yang bereaksi dengan asam lemahnya.

Penambahan H+ atau OH– ke dalam larutan penyangga akan menggeser posisi kesetimbangan CH3COOH ↔ CH3COO– ke arah pengurangan gangguan sekecil mungkin (prinsip Le Chatelier).

Pergeseran posisi kesetimbangan menyebabkan konsentrasi asam lemah dan basa konjugatnya berubah. Jika H+ditambahkan, konsentrasi asam bertambah, sedangkan konsentrasi basa konjugat berkurang. Pada penambahan OH– terjadi sebaliknya.
Perubahan konsentrasi asam lemah dan basa konjugat akibat penambahan H+ atau OH cukup berarti, tetapi pH larutan penyangga relatif tidak berubah sebab pH larutan ditentukan oleh perbandingan [asam]:[basa konjugat], di samping pKa atau pKb.
Grafik disamping menunjukkan perubahan pH larutan penyangga yang mengandung CH3COOH dan CH3COONa terhadap penambahan ion H+ dan OH–. pH berkurang sekitar 0,5 satuan jika ditambahkan ion Hatau ion OH– tidak lebih dari 0,5 mol.
2 3 2