Jawabanmu

2014-02-22T14:25:19+07:00
Penduduk
Sisa-sisa ManusiaPada masa kini manusia di Indonesia dapat kita ketahui dari berbagai penemuan sisa-sisa rangka dari berbagai tempat. Di antaranya adalah penemuan dari Anyer Lor (Jawa Barat), Puger (Jawa Timur), Gilimanuk (Bali), dan Melolo (Sumba), bagian-bagian rangka yang banyak jumlahnya atau sisa budaya yang di temukan bersamanya.   Rangka Anyer Lor dalam tempayan tahun 1954, adalah laki-laki dengan rahang bawah yang tegap dengan gigi-gigi yang masih ada. Penemuan rangka yang berusia dua puluh tahunan dengan  rahang dan gigi-gigi yang memperlihatkan ciri-ciri yang sama.Pada rangka ini unsur Austrolomelanesid masih terlihat. Temuan Gilimanuk meliputi lebih dari 100 buah rangka. Pada penemuan ini ciri mongoloid mulai banyak menampakkan diri pada muka dan giginya. Dalam kumpulan ini terdapat rangka anak-anak maupun orang tua. Dari Melolo, Sumbawa Timur ditemukan banyak tengkorak, tetapi hanya 17 tengkoak yang masih bisa diselidiki dengan baik. Tengkorak tersebut kabanyakan berbentuk lonjong, rahang bawah tebal, tetapi tidak terlalu besar. Selain rangka tersebut terdapat pula sisa-sisa manusia di tempat lain seperti Buni (Jawa Barat). Sangiran, Plawangan dan Gunung Wingko (Jawa Tangah). Muncar, Pacitan dan Jembar (Jawa Timur). Ulu Leang, Bada, Nupu, Besoa, Paso, dan Sangihe (Sulawsi). Palindi, Melolo, dan Lumbanampu (Sumba). Gua Alo dan Liang Bua (Flores). Lewoleba (Lembata). Ubai Bobo dan Gilioe (Timor). Semuanya memperlihatkan ciri-ciri Austrolomelanesid dan Mongoloid dalam perbandingan yang berbeda-beda.