TENTUKAN TAHAP PERKENALAN,KOMPLIKASI,KLIMAKS,PENYELESAIAN DAN AMANAT DARI CERITA BERIKUT.
Di sebuah gurun pasir, hiduplah ular dan tikus pasir. Sebenarnya ular
sangat ingin memangsa tikus. Sedangkan tikus berusaha mencari akal agar
ular tidak lagi berniat memangsanya. Saat itu ular sangat lapar,
padahal ia sedang tidak mempunyai sedikit pun makanan. Sedangkan tikus
yang berada tidak jauh dari ular sedang asyik melahap makanannya. Ular
merasa tidak senang melihat kelakuan tikus.
“Dengarkan ucapanku, wahai, tikus yang angkuh! Aku pasti akan
mendapatkan tubuhmu yang mungil dan lezat itu!” teriak ular mengancam
tikus.
“Hei, Ular. Berusaha dan bekerjalah. Jangan hanya berani mengancam.
Kalau hanya mengancam, seekor semut pun bisa!” ular sangat marah
mendengar ejekan tikus. Ia lalu kembali ke sarangnya dengan perut yang
lapar. Sedangkan tikus masih lahap dengan makanannya.
Waktu terus berjalan, tetapi ular tidak juga menemukan makanan. Ia
juga enggan untuk keluar dari sarangnya. Sementara itu tikus sudah lelap
dalam sarangnya. Ular yang masih dalam keadaan lapar segera
mengandap-endap mendekati sarang tikus meski ia masih sangat kesal
terhadap tikus. Dan kini ular telah berada di sisi tikus yang sedang
tidur pulas.
“Hei, Tikus. Aku sudah berada di sebelahmu dan siap untuk
menyantapmu!” kata ular mengagetkan tikus. Tikus segera terbangun dari
tidurnya. Sambil berpura-pura menguap, ia mulai memutar otak agar bisa
lolos dari cengkraman ular.
“Tunggu dulu Ular, sahabatku. Kalau kau ingin memakanku, kau harus
berpikir dulu. Kita hanya berdua di sini, tidak ada hewan lain. Jika kau
memakanku maka kau akan sendiri. Kau tidak akan mempunyai teman yang
dapat kauajak mencari makan. Kalau begitu kau tidak akan makan dan
akhirnya kau akan mati!” sejenak ular terdiam. Ia mencoba merenungkan
nasehat tikus.
“Jadi kita tidak bisa hidup sendiri?”
“Tentu. Bukankah kita bisa berteman dan tentunya kita dapat mencari
makan bersama. Bukankah itu lebih menyenangkan daripada nantinya setelah
kau memakanku kau hanya akan hidup sendiri.” Ular mengangguk tanda
mengerti.
“Baiklah kalau begitu maafkan aku!” Tikus pun memaafkan ular. Mereka
tersenyum bahagia, kemudian beranjak mencari makanan bersama-sama.

1

Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-09-01T20:38:27+07:00
Tahap perkenalan
disebuah gurun pasir sampai kelakuan tikus

tahap komplikasi
hei ular sampai makanannya

tahap klimaks
waktu terus berjalan sampai tidurnya

tahap penyelesaiaan
sambil berpura pura sampai cengkraman ular.

1 5 1