Sebanyak 20 ml larutan KOH 0,1 M ditetesi dengan larutan HCL 0,1 M
a. perkirakan pH awal larutan KOH
b. secara teori, berapa ml larutan hcl diperlukan untuk mencapai titik ekivalen
c.berapa pH pada titik ekivalen.
d.berapa ml larutan HCL yang diperlukan untuk membuat pH campuran menjadi 4 ?

2

Jawabanmu

2014-02-21T22:26:32+07:00
Tetapan ionisasi dari asam lemah HA adalah Dengan menata ulang persamaan, diperoleh persamaan untuk konsentrasi ion H+, yaitu: Persamaan tersebut menyatakan konsentrasi ion H+ dalam bentuk Ka asam lemah dikalikan dengan perbandingan konsentrasi HA dan A–pada keadaan kesetimbangan. Jika [HA] dan [A–] sama maka konsentrasi ion H+ dari larutan penyangga sama dengan nilai Ka. Anda dapat menggunakan persamaan di atas untuk menentukan nilai pH larutan penyangga, yaitu: Ruas kiri persamaan menyatakan pH. Ruas kanan dapat disederhanakan menjadi pKa, dimana pKa = –log Ka. Jadi, persamaan di atas dapat ditulis dalam bentuk sebagai berikut. Secara umum, persamaan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut. (berdasarkan teori Bronsted-Lowry) (berdasarkan teori Arrhenius) Untuk larutan penyangga yang dibuat dari basa lemah dan asam konjugatnya, nilai pOH diperoleh dengan cara serupa. (berdasarkan teori Bronsted-Lowry) (berdasarkan teori Arrhenius) Persamaan ini dikenal sebagai persamaan Henderson-Hasselbalch. Untuk membuat larutan penyangga dengan pH sesuai keinginan, misalnya pH ≈ 4,75, dapat dilakukan dengan mencampurkan asam lemah yang memiliki nilai pKa sekitar 4,74. Kemudian, dicampurkan dengan garam yang konsentrasi molarnya sama dengan asam lemah agar Contoh pH Larutan Penyangga dari Asam Lemah dan Garamnya Berapa pH larutan yang dibuat dari campuran 50 mL CH3COOH 0,5 M dan 50 mL NaCH3COO 0,5 M? Diketahui Ka(CH3COOH) = 1,8 × 10–5. Jawab: Dalam larutan terdapat: CH3COOH, CH3COO–, H+, dan Na+. Reaksi kesetimbangannya: CH3COOH(aq) ⇄ CH3COO–(aq) + H+(aq) Konsentrasi CH3COO– lebih dominan dari garam dibandingkan hasil ionisasi asam asetat maka dalam perhitungan, konsentrasi CH3COO– ditentukan dari garamnya. Konsentrasi CH3COOH dalam campuran (100 mL): Konsentrasi CH3COO– dalam campuran (100 mL): Nilai pH larutan dihitung dengan rumus: Jadi, pH larutan penyangga sebesar 4,74. Nilai ini berasal dari nilai pKa. Contoh pH Larutan Penyangga dari Campuran Garam Berapa pH larutan penyangga yang dibuat dari campuran 60 mL NaH2PO4 0,5 M dan 40 mL Na2HPO4 0,5 M. Diketahui Ka (H2PO4–) = 7,5 × 10–3. Jawab: Dalam larutan terdapat: Na+, H+, H2PO4–, dan HPO42–. Reaksi kesetimbangannya: H2PO4–(aq) ⇄ HPO42–(aq) + H+(aq) Oleh karena kedua garam tersebut terionisasi sempurna maka konsentrasi H2PO4– dan HPO42– sama dengan konsentrasi garam-garamnya. Konsentrasi H2PO4– dalam campuran (100 mL): Konsentrasi HPO42– dalam volume campuran Nilai pH larutan Jadi, pH larutan = 1,95. Pengenceran Larutan Penyangga Mengapa pH larutan penyangga tidak berubah jika diencerkan? Untuk memahami hal ini, dapat ditinjau dari persamaan Henderson-Hasselbalch. Nilai pH larutan penyangga hanya ditentukan oleh pKa dan perbandingan konsentrasi molar pasangan asam basa konjugat. Nilai Kaatau pKa dari asam lemah tidak bergantung pada konsentrasi asam, tetapi bergantung pada suhu. Oleh sebab itu, pengenceran larutan penyangga tidak akan mengubah nilai pKa (lihat Gambar 8.9).
Jawaban paling cerdas!
2014-02-21T22:49:40+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
A. pH = 14 - log 0,02 x 0,1
         = 14 - log 0,002
         = 11 + log 2
b. KOH = HCL
    M1V1 = M2V2
    0,1. 20 = 0.1 V2
    V2 HCl = 0,1 . 20 / 0,1 = 20 ml
c. karena yang direaksikan adalah basa kuat dan asam kuat jadi pH 7 netral
3 5 3