Jawabanmu

2014-09-01T16:56:48+07:00
Zat sisa dalam urin sebagian besar berasal dari pemecahan makanan dan metabolisme dalam tubuh.

Dua zat sisa utama

Urea : Urea merupakan zat sisa utama yang dihasilkan dari metabolisme protein, mengisi sekitar setengah dari total zat sisa urin. Sebagian besar urea dibuang melalui urin, sehingga kadar urea dalam urin seringkali digunakan sebagai penanda asupan protein.

Sodium : Sodium merupakan mineral esensial, yang secara eksklusif berasal dari makanan. Sodium mempunyai peran penting dalam menjaga volume cairan tubuh. Sodium juga dapat dibuang melalui penguapan atau usus, tetapi bagian terbesar dibuang melalui urin. Ginjal dapat menyesuaikan pembuangan sodium sesuai dengan berbagai asupan, mulai dari 0 hingga sekitar 25 g per hari

›› Makanan modern yang merupakan makanan yang diproses mengandung sodium melebihi kebutuhan harian dan sebagian besar sodium yang berasal dari makanan harus dibuang dalam urin. Itulah sebabnya, sodium urin seringkali digunakan sebagai indikator kelebihan asupan sodium!

Zat sisa lain yang juga diekskresi tapi dalam jumlah sedikit:

Ammonia : terutama berasal dari metabolisme protein.
Asam urat : terutama berasal dari pemecahan senyawa seperti protein yang berasal dari makanan.
Oxalate : sebagian oksalat berasal langsung dari makanan tetapi sebagian besar merupakan hasil dari senyawa lain seperti vitamin C.
Mineral : kalsium, magnesium, potasium, fosfor… Pengeluaran zat-zat ini diatur oleh ginjal, tergantung keseimbangan mineral dalam tubuh.
source: http://www.kidney-facts.com/kesehatan-ginjal/bagaimana-ginjal-bekerja/apa-saja-zat-sisa-dalam-urin/〈=id
2014-09-01T17:05:00+07:00
Urea : Urea merupakan zat sisa utama yang dihasilkan dari metabolisme protein, mengisi sekitar setengah dari total zat sisa urin. Sebagian besar urea dibuang melalui urin, sehingga kadar urea dalam urin seringkali digunakan sebagai penanda asupan protein.
Sodium : Sodium merupakan mineral esensial, yang secara eksklusif berasal dari makanan. Sodium mempunyai peran penting dalam menjaga volume cairan tubuh. Sodium juga dapat dibuang melalui penguapan atau usus, tetapi bagian terbesar dibuang melalui urin. ginjal dapat menyesuaikan pembuangan sodium sesuai dengan berbagai asupan, mulai dari 0 hingga sekitar 25 g per hari