Jawabanmu

2014-02-21T09:20:27+07:00
Jawa Tengah sebagai provinsi dibentuk sejak zaman hindia belanda. Hingga tahun 1905 Jawa Tengah terdiri atas 5 wilayah (gewesten) yakni semarang,kudus,kedu, banyumas, dan pekalongan .sukarta masih merupakan daerah swapraja kerajaan (vorstenland) yang berdiri sendiri dan terdiri dari dua wilayah, kasunanan sukarta dan mangkunegaraan, sebagaimana yogyakarta. Masing-masing gewest terdiri atas kabupaten-kabupaten. Waktu itu Kudus Gewest juga meliputi Regentschap tuban dan bojonegoro. Setelah diberlakukannya decentralisatie besluitĀ  tahun 1905, gewesten diberi otonomi dan dibentuk dewandaerah. Selain itu juga dibentuk gemeente (kotapraja) yang otonom, yaitu pekalongan,tegal, Semarang, salatiga, dan magelang. Sejak tahun 1930, provinsi ditetapkan sebagai daerah otonom yang juga memiliki Dewan Provinsi (Provinciale Raad). Provinsi terdiri atas beberapa karesidenan (residentie), yang meliputi beberapa kabupaten (regentschap), dan dibagi lagi dalam beberapa kawedanan (district). Provinsi Jawa Tengah terdiri atas 5 karesidenan, yaitu: Pekalongan, kudus-Rembang, Semarang, Banyumas, dan Kedu. Menyusul kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1945 Pemerintah membentuk daerah swapraja kasunanan dan Mangkunegaran; dan dijadikan karesidenan. Pada tahun 1950 melalui Undang-undang ditetapkan pembentukan kabupaten dan kotamadya di Jawa Tengah yang meliputi 29 kabupaten dan 6 kotamadya. Penetapan Undang-undang tersebut hingga kini diperingati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, yakni tanggal 15 agustus.