Jawabanmu

2014-08-31T09:27:00+07:00
Cabang – cabang seni
A. Seni berdasarkan bentuk
pengungkapannya dibedakan
menjadi 2 cabang, yaitu:
a. Seni Tradisional, yaitu bentuk
seni yang berpedoman pada
suatu aturan / kaidah secara
turun temurun, terdiri dari:
1) Seni Primitif, yaitu seni yang
lahir dari bentuk kebudayaan
yang paling awal dan belum
mendapat pengaruh dari luar
2) Seni klasik, yaitu seni yang
telah mengalami perkembangan
dan penyempurnaan
b. Seni modern, yaitu bentuk
seni yang telah mendapat
pengaruh dari barat yang
mengolah kaidah sebelumnya
c. Seni penglihatan (Visual Art),
yaitu seni yang dinikmati lewat
mata, contoh, seni patung, film,
Tari, pantomim dll
d. Seni pendengaran (Auditory
Art), yaitu seni yang di nikmati
lewat telinga, contoh; seni
musik, puisi, prosa dll
e. Seni penglihatan dan
pendengaran (Audiotory Visual
Art), yaitu seni yang dinikmati
lewat mata dan telinga, contoh
seni Tari, seni film, dll
B. Seni sebagai media
pengungkapan terbagi atas 5
cabang yaitu;
a. Seni rupa, yaitu seni yang
mengungkapkan melalui media
bahan, cat (pewarna), garis dan
bentuk
b. Seni musik, yaitu seni yang
diungkapkan melalui media
bunyi – bunyian atau suara
c. Seni Tari, yaitu media seni
yang diungkapkan melalui
media gerakan tubuh
d. Senai sastra, yaitu seni yang
diungkapkan melalui media
kata dan bahasa
e. Seni Teater, yaitu seni yang
diungkapkan melalui media
kata, gerak, bunyi/suara dan
rupa (merupakan seni
multimedia)
a. Cabang - cabang seni rupa
yaitu:
- Berdasarkan bentuknya yaitu
terdiri dari:
1) seni rupa Dwi matra, yaitu
karya seni yang diwujudkan
pada bidang dua dimensi yang
hanya dapat dinikmati hanya
dengan satu arah pandangan
saja. Contohnya seni lukis,
gambar dan grafis
2) seni rupa Tri – Matra, yaitu
karya seni yang diwujudkan
pada benda yang bisa kita
nikmati hasilnya dari berbagai
arah pandangan. Contohnya:
seni patung seni kerajinan, seni
bangunan
C. Berdasarkan nilai dan
tujuannya terdiri dari :
1) Seni murni (Fine Art), yaitu
karya seni yang semata – mata
hanya untuk dinikmati nilai
seninya secara langsung seperti
seni lukis, seni patung, seni
Tari, seni musik dll
2) Seni pakai (Applied Art)
yaitu karya seni yang memiliki
nilai praktis yang dapat
dipergunakan untuk
kepentingan hidup sehari – hari,
contohnya, pakaian, senjata,
peralatan rumah tangga dan lain
- lain
b. Cabang – cabang seni musik
yaitu:
- Berdasarkan bentuknya
terdiri :
1) Musik vokal, yaitu musik
yang dinyanyikan dengan suara
manusia
2) Musik istrumental, yaitu
musik yang menggunakan alat
yang bergetar
3) Musik campuran, yaitu musik
perpaduan antara vokal dan
instrumental
- Berdasarkan fungsinya terdiri:
1) Musik untuk upacara,
contohnya: Degung Tanjidor dll
2) Musik untuk bela diri,
contohnya Pencak Silat dan
benjang dll
3) Musik untuk hiburan:
contohnya Ogel, Ronggeng
Gunung, Longser, Tarling dll
- Berdasarkan bentuknya terdiri
dari:
1) Musik Tradisional, contohnya;
Calung, Angklung, Degung
2) Musik Modern, contohnya;
Symponi, Konset dll
c. Cabang – cabang seni Tari
yaitu:
- Berdasarkan fungsinya terdiri
dari:
1) Tari upacara (pemujaan/
adat), contohnya Tari Dodot
(Banten), Tari Sampiung
(Rancakalong) dan Tari kengkong
2) Tari Hiburan (Tari
pergaulan), contohnya: Tari
Jaipong (Sunda), Tayub (Jateng)
3) Tari Pertunjukan, contoh;
Tari Ksatria dan Tari Pesona
4) Tari Terapi (untuk
penyembuhan), contohnya; Tari
Saman (Aceh)
5) Tari pendidikan (terutama di
Taman Kanak Kanak), contoh;
Tari Ayam Sambung
- Berdasarkan jumlah pelakunya
1) Tari tunggal, contohnya Tari
Topeng (Sunda) Tari
TRUNAJAYA (Bali), Tari Kelana
(Jawa)
2) Tari berpasangan, contoh;
Tari Payung dan Serampang Dua
Belas (Sumatra), Jaipong (Sunda)
3) Tari Bertiga, contoh; Tari
Blancir (Jawa), Tari Lenggong
(Bali)
4) Tari Berempat, contoh; Tari
Bungko (Sunda), Serimpi (Jawa)
5) Tari Masal/Kelompok (lebih
dari 5 penari), terbagi atas:
- Tari Tanpa Lakon, contoh; Tari
Rudet (sunda)
- Tari Berlakon (Drama Tari),
Wayang Wong (Jawa), Topeng
- Tari Berlakon Kreasi Baru:
Jaka Tarub, Sangkuriang dll
d. Cabang – cabang seni Teater,
yaitu:
- Berdasarkan bentuknya terdiri
atas:
1) Teater Tradisional, contohnya
Lenong, Ludruk, Longser
2) Teater klasik, contohnya:
Wayang Golek, Wayang Kulit dll
3) Teater transisi/peralihan,
contohnya Stambul, Srimulat
4) Teater modern, contohnya:
Teater Pelangi dan Teater
Monserrat
- Berdasarkan naskahnya terdiri
dari:
1) Teater Tragedi, contohnya
cerita Sangkuriang
2) Teater Komedi, contohnya :
Bunga Rumah Makan karya Utuy
Tatang Sontany
3) Teater Absur, contohnya
Kapai – Kapai karya Aripin C
Noor
Baek kan gw...smoga m'mbantu