Jawabanmu

2014-08-29T22:30:26+07:00
Susu Magnesia
susu yang mengandung senyawa magnesium. Senyawa magnesium (susu magnesium seringkali di jadikan obat-obatan sehari-hariDalam farmakologi, kata “susu” merujuk pada suatu suspensi berair dari obat tak larut dalam air (water-insoluble). Susu antasida magnesium berisi larutan jenuh garam magnesium hidroksida. Magnesium hidroksida tidak mudah larut dalam air, dan larutan jenuh zat ini hanya berarti bila magnesium hidroksida ditambahkan ke dalam air yang cukup banyak sehingga tidak semua zat padat yang ada pada susu magnesium akan larut. Alih-alih padatan akan mengendap ke dasar wadah dan partikel-partikel padat lainnya tetap tersuspensi dalam larutan, sehingga dapat dikarakterisasi sebagai “susu”.
Sejumlah kecil magnesium hidroksida yang tidak larut dalam air akan menghasilkan komponen basa (ion hidroksida) yang akan menetralkan asam dalam perut. Secara kimiawi, kelarutan (S) dari magnesium hidroksida (dalam satuan mol per liter) dapat dihitung dari konstanta kesetimbangan (produk kelarutan) pada pelarutan garam. Untuk (S) sama dengan mol per liter Mg(OH)2 terlarut. Dengan berat molekul magnesium hidroksida sebesar 58,3 g/mol, kelarutannya setara dengan 8,36 mg per liter. Misalnya, produk Bayer: “Original Phillips’ Milk of Magnesia” mengandung 400 mg magnesium hidroksida per sendok teh (volume diperkirakan 5 ml) atau 8,00 x 104 mg per liter. Jelas susu magnesium tersebut adalah larutan jenuh! Dari jumlah Mg(OH)2 terlarut.Sifat alkali dari larutan jenuh Mg(OH)2 menghasilkan kemampuan sebagai antasid pada obat tersebut yang lebih efektif dibanding antasida yang lain. Perlu diingat bahwa karena hanya sedikit jumlah Magnesium yang diserap, penggunaan sediaan magnesium pada penderita ginjal, sebaiknya berhati-hati, karena ion magnesium dalam usus akan diabsorpsi dan cepat diekskresi melalui ginjal. Larutan jenuh Mg(OH)2 mempunyai efek samping:
a). menyebabkan efek katartik, sebab magnesium yang larut tidak diabsorpsi, tetap berada dalam usus dan akan menarik air.
b). Sebanyak 5 – 10% magnesium diabsorpsi dan dapat menimbulkan kelainan seperti; neurologi, neuromuscular, dan kardiovaskuler