Jawabanmu

2014-08-29T12:15:27+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Acara : Mata Najwa 

Jam tayang : setelah pukul 20.00 

Tanggal : 23 Juli 2014 

Tema : Babak Baru Indonesia

Pokok pokok permasalahan 
- Pemilahan presiden telah usai namun banyak menyisakan persoalan
- Banyak pihak yang merasa tidak puas dengan hasil yang ada
- Legalitas pemimpin terpilih apabila banyak gugatan 
- Bagaimana menjalankan pemerintahan di tengah banyak perselisihan
- Apakah ada kebesaran hati dari para Peserta untuk menerima kekalahan dan mengakui kemenangan 

Kesimpulan 
Meski ada pihak tidak puas namun bukan berarti hal ini membuat hal tidak sah, karena sudah diantisipasi dengan berbagai solusi semisal tidak setuju bisa mengajukan gugatan ke MK, atau Dewan Pemilu. 

Cuplikan dialog interaktif : 

Najwa Shihab : 
Kata Pembukaan 
Presiden baru sudah terpilih, jangan lagi kita berselisih, 
saling lempar opini mesti pemilu sudah selesai sejak 9 juli, 
ada yang menang dan kalah sehingga wajar ada yang tidak puas, 
karena tidak mudah menerima kekalahan, 
tapi momentum baru sudah dimulai sayang jika terus berkelahi, 
bila rakyat bisa menerima, mengapa para elit tidak fokus bekerja 

Tema : Babak baru Indonesia

Narasumber : 
Arya Bima (Walikota Bogor) 
Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah)
Zainal Arifin Muhtar (Ketua PUKAT UGM) 
Hanta Yudha (Ketua Poltracking) 

Najwa Shihab : Pemirsa pemilihan presiden 2014 melelahkan tapi memunculkan harapan, kita undang di mimbar Ganjar Pranowo Gubernur Jateng dan Bima Arya Walikota Bogor, juga hadir Zainal AM (Ketua Pukat), dan Hanta Yudha (Ketua Poltracking)  
terima kasih sudah nadir. 

Kita undang narasubmer yang masih muda karena presiden  kita juga masih muda. Kita ingin melangkah maju melihat babak baru indonesia, visa kah kita mulai karena baru sehari apa ada yang mengganjal? 

Ganjar Pranowo : kalau dilihat kemaren dari statement kemaren memang masih ada yang mengganjal, tapi saya yakin kubu sebelah pasti menerima karena dasarnya mereka adalah negarawan sejati. 
Kita lihat mereka juga menyampaikan bahwa mereka akan menjalankan konstitusi. Meski demikian bisa kita maklumi bila tidak setuju bisa mengajukan ke MK.  Tapi sebagai  politisi kita juga tahu kalau mengajukan ke MK juga susah, kalau pinjam bahasa nya pak mahfud kita tinggal menata hati, karena urusan pemilihan sudah selesai sekarang tinggal urusan politiknya.  
Najwa Shihab : jadi sudah bias move on?

Arya Bima : Sekarang bukan masalah bisa atau tidak, tapi memang kita harus melangkah, karena kita punya presiden baru dan bagaimana mengelola ke fase baru. Kita tahu bangsa ini tidak pernah terbelah begitu tajam, walau ada selisih 8 juta suara, karena kalau tidak puas wajar tapi ada koridor hukumnya, tapi tugas kita dilapangan adalah bagaimana menata, ada saat bertanding ada bersanding, ada berkompetisi ada saling mengisi menuju indonesia hebat.
1 4 1
2014-08-29T12:41:13+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
 
Jubir FPI Munarman melakukan tindakan tidak terpuji saat sedang berdiskusi di sebuah program yang ditayangkan TV One. Munarman menyiram air putih sosiolog asal Universitas Indonesia Thamrin Amagola.

Dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi, Jumat (28/6/2013) yang sedang membahas tentang pembatasan jam malam tempat hiburan di Jakarta, Munarman terlihat mengenakan kemeja batik putih lengan pendek. Sedangkan Thamrin mengenakan batik cokelat lengan pendek.
Dalam wawancara tersebut tampak jelas perilaku narasumber “Munarman” yang tidak mempunyai etika dalam berwawancara. Sebenarnya hal ini bisa dihindari jika pewawancara memiliki sikap yang harus dimiliki oleh pewawancara seperti berikut ; Saat melakukan wawancara, pewawancara harus dapat menciptakan suasana agar tidak kaku sehingga responden mau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Untuk itu, sikap-sikap yang harus dimiliki seorang pewawancara adalah sebagai berikut: Netral; artinya, pewawancara tidak berkomentar untuk tidak setuju terhadap informasi yang diutarakan oleh responden karena tugasnya adalah merekam seluruh keterangan dari responden, baik yang menyenangkan atau tidak.Ramah; artinya pewawancara menciptakan suasana yang mampu menarik minat si responden.Adil; artinya pewawancara harus bisa memperlakukan semua responden dengan sama. Pewawancara harus tetap hormat dan sopan kepada semua responden bagaimanapun keberadaannya.Hindari ketegangan; artinya, pewawancara harus dapat menghindari ketegangan, jangan sampai responden sedang dihakimi atau diuji. Kalau suasana tegang, responden berhak membatalkan pertemuan tersebut dan meminta pewawancara untuk tidak menuliskan hasilnya. Pewawancara harus mampu mengendalikan situasi dan pembicaraan agar terarah.Jadikan Jawaban Terbaik Yaaah...

1 5 1