Jawabanmu

2014-08-28T18:59:55+07:00
1. Tanah Kapur  adalah tanah yang terbuat dari pelapukan batuan kapur. Tanah kapur sangat mudah dilalui oleh air dan sedikit sekali mengandung humus. Tanah jenis ini cocok untuk pertumbuhan pohon jati.
2. Tanah Humus  adalah tanah yang berada di lapisan atas bumi, bersifat gembur dan warnanya gelap. Tanah humus terbentuk dari pembusukan tumbuhan-tumbuhan yang telah mati. Tanah humus banyak ditemukan di hutan tropis termasuk di Indonesia. Inilah mengapa Indonesia dijuluki tanah surga, karena tanahnya sangat subur.
3. Tanah Vulkanik  biasanya banyak dijumpai di lereng gunung berapi. Tanah ini terbentuk dari material abu yang tertinggal setelah terjadi letusan gunung berapi. Tanah ini memang bersifat sangat subur dan sangat cocok untuk bercocok tanam. Warga Daerah Istimewa Yogyakarta sangat bersyukur karena dianugerahi gunung berapi yang setelah meletus dapat membuat tanah subur.
4. Tanah Gambut  adalah tanah yang terbentuk di daerah rawa. Tanah ini bersifat asam, bertekstur lunak, basah dan berwarna gelap. Tanah gambut kurang subur sehingga tak cocok untuk pertanian.
5. Tanah Pasir  bersifat porous atau sangat mudah dilalui air. Tanah ini terbentuk dari pelapukan batu-batuan. Tanah pasir sangat kurang baik bagi pertanian, karena hanya sedikit sekali mengandung humus, tetapi cocok untuk bahan bangunan. Memang pasir adalah bahan yang utama untuk membuat bangunan.
6. Tanah Podzolik  sangat mudah ditemukan di pegunungan yang bercurah tinggi dan juga beriklim sedang. Tanah podzolik ini terbetuk dari pelapukan batuan yang mengandung banyak kuarsa sehingga warna tanah ini kecoklatan. Tanah ini kurang subur karena mineral terbawa oleh air ketika hujan turun.
7. Tanah Liat  atau orang jawa biasa menyebutnya lempung terdiri atas butiran-butiran liat yang halus sehingga bersifat liat. Tanah ini sulit sekali dilalui air dan bahkan tidak bisa dilewati ketika sudah diolah, tanah liat mudah dibentuk sehingga dimanfaatkan untuk membuat gerabah.
8. Tanah Laterit  adalah tanah yang berada di lapisan tanah bawah. Tanah ini tidak subur dan berwarna kemera-merahan.
9. Tanah Aluvial  atau disebut juga tanah endapan. Tanah ini terbentuk dari endapan lumpur yang terbawa air hujan ke dataran rendah. Tanah ini sifatnya subur karena terbentuk dari kikisan tanah humus.