Jawabanmu

2014-08-27T17:26:17+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Disebut gedung pancasila karena waktu bpupki sidang merumus kan pancasila di gedung itu dan dulu nama nya gedng CHUO SANGI IN
6 3 6
2014-08-27T17:26:59+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Gedung yang dimiliki oleh Departemen Luar Negeri
ini dibangun pada tahun 1830. Saat itu gedung ini
digunakan sebagai Istana kediaman Panglima
tertinggi Hindia Belanda di Batavia. Gedung ini
menggantikan gedung lama yang pada tahun 1828
dijual. Gedung lama tersebut sekarang kita kenal
sebagai Gereja Katedral (di Lapangan Banteng).
Kemudian seiring berjalannya waktu, gedung ini
memiliki riwayat yang panjang termasuk sebagai
tempat Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno
mengucapkan pidato "Lahirnya Pancasila".
Berdasarkan situs resmi pemda Jakarta, kira kira
seperti inilah cerita singkat gedung ini :
- Abad 17 , area ini digunakan sebagai lahan tebu
dan padi untuk keperluan VOC
- Abad 18 dijadikan area pabrik gula kemudian jadi
tangsi tentara
- 1914-1917 digunakan sebagai kediaman resmi
Panglima Angkatan Bersenjata Hindia Belanda
sampai pindah ke Bandung
- 1918 balai ruang Istana digunakan untuk
pertemuan Volksraad (Dewan Rakyat)
- 1945 digunakan persiapan kemerdekaan R.I dan
penyusunan UUD
- 1 Juni 1945 Ir. Soekarno mengucapkan pidato “
Lahirnya Pancasila “
- Sesudah Proklamasi Kemerdekaan R.I gedung ini
dgunakan sebagai tempat rapat Istimewa yang
menghasilkan Keputusan Penting antara lain:
Pengesahan UUD'45 dan Pengesahan Ir. Soekarno
dan Drs. M. Hatta sebagai Presiden dan Wakil
Presiden Indonesia.
- 1956 - sekarang Digunakan oleh Departemen
Luar Negeri
9 4 9