Jawabanmu

2014-08-27T08:38:08+07:00
Orang yang arif adalah orang yang bijaksana karena ia memahami ilmunya. Sedangkan orang yang bijaksana adalah orang yang selalu menggunakan akal budinya, baik pengalaman maupun pengetahuannya, potensi-potensi dirinya (akal dan perasaan) ketika menghadapi suatu permasalahan.

Setiap orang dapat menjadi orang yang arif dan bijaksana, jika ia benar-benar mengaktifkan dirinya sebagai manusia. Buat apa akal, perasaan, dan nurani yang kita miliki jika kita hidup begitu pasifnya? Karena manusia itu beda-beda, tentu kualitas kearifbijaksanaannya berbeda-beda sehingga keputusan-keputusan dalam hidupnya berbeda-beda. Ada yang mampu mengambil keputusan terbaik/ benar, ada yang terjebak dalam keputusan yang salah. Tetapi orang yang kedua itu masih lebih baik daripada orang yang tidak berhasil memutuskan apa-apa dan membuat dirinya disetir oleh keadaan, sehingga mau tidak mau, yang buruklah yang ia pilih.
Sumber: Kamus besar bahasa Indonesia untuk definisi arif dan bijaksana.
2 4 2