Jawabanmu

2014-02-17T15:00:55+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
"Sebelum pemilos, diadakan pemilihan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) terlebih dulu. MPK kalau di negara kita itu DPR (Dewan Perwakilan Rakyat). MPK ini yang mengadakan pemilos," terang wanita yang akrab disapa Tri itu. Tahap selanjutnya adalah pendaftaran calon yang dilanjutkan kampanye. Setiap calon diberi kesempatan berorasi di depan seluruh siswa. Untuk menjelaskan lebih detail program kerja yang diusung, diadakan debat kandidat di ruang multimedia. "Saat debat hanya dihadiri perwakilan siswa dan anggota MPK. Yang menjadi panelis adalah pembina kesiswaan," ungkap dia. Tri memastikan, proses pemilos tidak mengganggu proses belajar mengajar. Pemungutan suara dilakukan secara bergantian. "Satu persatu siswa mencoblos, sementara yang lain tetap belajar di kelas," imbuhnya. Penghitungan suara juga dilakukan persis seperti pemilu. Setiap kandidat mengirimkan saksi untuk mengiringi jalannya penghitungan suara. "Kami bisa memastikan, proses pembelajaran demokrasi di sekolah melalui pemilos dilakukan bersih," tegas Tri. Pelaksanaan demokrasi di sekolah merupakan bagian dari amanat undang-undang. Dalam pasal 43 Undang Undang No 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dijelaskan, setiap warga negara berhak dipilih dan memilih dalam Pemilu. Hal serupa juga ditegaskan pasa 25 Undang Undang No 12/2005 tentang Pengesahan Kovenan Hak Sipil Politik yang berbunyi “hak setiap warga negara ikut serta dalam penyelenggaraan urusan publik, untuk memilih dan dipilih”. (lin)
2014-02-17T15:02:19+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
(1)  nilai-nilai
demokrasi yang terdapat dalam pemilihan ketua OSIS adalah adanya pesamaan hak,
dimana para siswa diberikan kesempatan yang sama untuk memilih dan menyalurkan
aspirasi  sesuai  dengan  hati  nurani  masing-masing  tanpa  ada  paksaan  dari  pihak   
manapun.  Selain  itu  juga  pemilihan  ketua  OSIS  mengajarkan  kepada  para  siswa
kebebasan  untuk  menyatakan  pendapat,  sekaligus  mengajarkan  kepada  para  siswa
tentang cara berdemokrasi secara baik dan benar sejak dini, (2) nilai-nilai demokrasi
dalam proses penetapan kepanitian dalam OSIS di SMPN 5 Malang dapat dilihat dari
kegiatan musyawarah penetapan kepanitiaan. Adapun nilai-nilai demokrasinya adalah 
musyawarah, menaati dan menjalankan hasil keputusan yang ditetapkan, bertanggung
jawab, saling berkomunikasi dan bekerjasama saling bahu membahu di antara sesama
pengurus OSIS, serta menghargai pendapat orang lain, (3)  nilai-nilai demokrasi yang
diperoleh dalam kegiatan  ini adalah kebebasan mengeluarkan pendapat, menghargai
pendapat orang lain, tanggung jawab bersama atas hasil musyawarah, kerjasama antar
pengurus OSIS,  dan  persaman hak  antara MPK  dan pengurus OSIS,