Jawabanmu

2014-08-26T19:52:46+07:00
Dalam pelaksanaan politik luar negeri era Soeharto, tidak terlepas dari adat dan budaya Jawa pada masa itu. Sehingga menurut beliau, Pulau Jawa merupakan pusat perekonomian dunia. Soeharto muncul sebagai sosok utama di Indonesia yang cenderung sulit menerima kritikan dari dalam maupun luar. Hal ini memunculkan budaya politik tradisi otoriter (feodalisme), seperti yang diungkapkan oleh Koentjaraningrat, “kebijakan dan keputusan dari atasan merupakan faktor penentu yang penting dalam kehidupan sehari-hari” (dalam Suryadinata, 1998b: 25). Karena pada masa tersebut Soeharto menjadi sosok figur utama, maka segala bentuk dan apapun kebijakan yang dibuat oleh staf-staffnya harus berujung kepada keputusan dan persetujuannya (Suryadinata, 1998a: 58).
Politik luar negeri era Soeharto memiliki peranan besar dalam sistem perekonomian Indonesia. Soeharto membuka jalur perdagangan internasional sehingga banyak investor dari luar yang masuk dan berinvestasi di Indonesia. Dari tindakan yang dilakukan Soeharto tersebut, maka terlihat bahwa tujuan politik luar negeri Indonesia di era kepemimpinannya adalah mencari bantuan asing demi merehabilitasi ekonomi. Akibatnya, rakyat merasakan dampak positif dari berjalannya politik luar negeri yang dijalankan Soeharto. Rakyat menjadi makmur tanpa kekurangan sandang pangan. Maka, arah politik luar negeri era Soeharto lebih menekankan pada perbaikan perekonomian atau ekonomi sebagai panglima dan pembangunan merupkan mantra pada era kepemimpinannya.
1 3 1