Jawabanmu

2014-08-26T19:34:48+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Karena Sahabat
Pagi itu, seorang anak manusia diam termenung
setelah bangun dari tidurnya. Ia sama sekali tidak
melakukan hal apapun, kecuali terdiam dan
melamun dengan bersandarkan bantal yang Ia
tumpuk. Sampai akhirnya, Ia mengeluarkan kata-
kata dari yang terlontar dari mulutnya.
Pandangannya tetap kosong.
"Aku malas sekolah hari ini. aku benar-benar gak
sanggup buat sekolah hari ini." sejenak berhenti.
"Aku malu sama teman-teman semua. Aku
berbeda dari mereka. Aku miskin, aku jelek, dan
aku tidak seperti mereka" "Tuhan, kok harus aku
yang seperti ini? kenapa harus aku Tuhan?" "Aku
ingin benci terhadap hidup, tapi aku tak bisa.
Masih ada orang yang mencintaiku dengan tulus.
Dan aku sadar, hanya karna tak sanggup untuk
sekolah di sekolah itu yang membuat aku benci
hidup" Perlahan air mata menetes. "Aku takkan
pernah rela bila harus meninggalkan sahabat-
sahabatku, karena mereka yang selalu
menebarkan cinta tulusnya untukku." Mengusap
airmatanya. "Oke. aku sadar, harta dan fisik
takkan berarti tanpa cinta. aku mempunyai cinta.
Ya, benar!" sedikit tersenyum "Kalau aku tidak
sekolah disini lagi, aku akan kehilangan mereka.
dan Aku tidak yakin ada sahabat sebaik mereka
lagi" tersenyum lebar. "Okedeh, aku sekolah aja.
aku gak perduli. Semoga suatu saat nanti, Tuhan
memberikan apa yang aku inginkan, dan apa yang
aku impikan". Tersenyum, dan bergegas ke kamar
mandi.
wihh bnyak amatt .tpi mksih yaa,kli yg singkat nya ada gk :D