Jawabanmu

2014-08-26T19:16:04+07:00
  Sel telur harus matang 2.      Harus mengalami kapasitasi husus pada spermatosoa             Pembuahan merupakan pengaktifan sel telur dan sel spermatozoa. Tanpa ransangan  sperma sel  telur tidak akan mengalami pembelahan  (Cleavage) dan tidak ada perkembangan  embriologi. Dalam  aspek  genetik  pembuahan  meliputi pemasukan faktor-faktor  hereditas pejantan ke dalam sel  telur. Disinilah terdapat manfaat perkawinan atau  inseminasi yaitu  untuk menyatukan faktor-faktor unggul ke dalam satu individu. Pada  hampir semua mamalia, pembuahan dimulai ketika badan kutub pertama disingkirkan, sehingga sperma  menembus  dan masuk  ke dalam sel  telur  sewaktu  pembelahan reduksi ke dua berlangsung.             Proses  pembuahan biasanya terjadi di  bagian  kaudal ampula  atau  di sepertiga atas tuba falopi.  Sel  telur masuk ke dalam ampula masih dalam keadaan diselaputi oleh sel-sel granulosa yang dilepaskan oleh folikel de  graaf, sel-sel  tersebut   adalah   sel  kumulus ooporus. Dengan demikian  masuknya  sel spermatozoa  ke dalam sel telur pada saat sel telur  men­jalani  pembelahan reduksi pertama. jumlah sel spermatozoa yang ditumpahkan kedalam saluran sel kelamin betina  bisa ratusan  hingga ribuan juta, tetapi yang berhasil  sampai ke tempat pembuahan relatif sedikit, mungkin tidak sampai lebih dari 1000 sel spermatozoa                        Derajat  kebuntingan rendah bisa diakibatkan dari tidak tepatnya mengawinkan. Sel spermatozoa mengalami suatu perjalanan yang  unik sebelum berperan dalam proses pembuahan, selama  perjala­nan ini terjadi serentetan perubahan pada sel spermatozoa untuk memperoleh kemampuan fertilisasi sel telur,  proses ini  disebut  kapasitasi,  sel  spermatozoa harus  dapat mengenali, menempel pada sel telur dan melakukan penetra­si pada sel telur. Demikian juga sel gamet betina (oosit) harus  mengalami  serangkaian  proses  biologis alamiah hingga  matang,  serta fertil dan disebut ovum  atau  sel telur. Masing-masing  bergerak saling mendekat dan bertemu di sentral sel . Peleburan kedua  pronuklei dimulai dengan proses penyusutan inti  dan jumlah pronuklei ini menurun. Membran pronuklei pecah dan menghilang, kromosom dari sel spermatozoa dan sel  telur bersatu  (amfimiksis).  Metafase proses  mitosis pertama dari  sel telur merupakan tanda akhir dari  peleburan  ke dua   jenis   pronklei  jantan dan betina  (singami)  dan sekaligus  merupakan akhir proses fertilisasi.