Jawabanmu

2014-08-26T18:50:09+07:00
BERDIRINYA KOTA PALEMBANG Palembang Kotamadya Palembang yang juga berstatus sebagai ibukota Provinsi Sumatra Selatan merupakan salah satu kota tua di Indonesia. Menurut prasasti bertarikh 683 Masehi yang ditemukan di Bukit Siguntang di sebelah Barat kota Palembang sekarang, maka kota ini dibangun oleh Dapunta Hyang Srijayanasa beserta 20.000 bala tentaranya.

Prasasti bertuliskan huruf Pallawa dan mempergunakan bahasa Melayu kuno itu menyebutkan bahwa permukiman bernama Sriwijaya didirikan 17 Juni 683 Masehi sehingga tanggal tersebut dibakukan menjadi hari jadi kota Palembang yang diperingati tiap tahun.

Menurut topografinya, kota ini dikelilingi oleh air, bahkan terendam oleh air yang bersumber baik dari sungai maupun rawa, juga air hujan. Mungkin karena kondisi inilah maka nenek moyang orang-orang menamakan kota ini sebagai Palembang dalam bahasa Melayu Pa atau Pe sebagai kata tunjuk suatu tempat atau keadaan. Sedangkan lembang atau lembeng artinya tanah yang rendah atau juga berarti lembah akar yang membengkak karena lama terendam air. Sementara menurut bahasa Melayu-Palembang, lembang atau lembeng adalah genangan air sehingga Palembang adalah suatu tempat yang digenangi oleh air.

Palembang kini menjadi kota industri dan perdagangan yang cukup sibuk. Sungai Musi membelah kota yang berhawa panas ini menjadi dua bagian yaitu Seberang Ilir yang berada di Utara Sungai Musi dan Seberang Ulu yang berada di Selatan sungai. Ibukota provinsi ini juga merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan dan kota terbesar ke-enam di Indonesia setelah Semarang.

Acara wisata yang paling meriah di Palembang adalah Lombu Bidar yaitu balapan perahu yang diadakan di Sungai Musi setiap tanggal 17 Agustus. Sebuah perahu bidar panjangnya bisa mencapai 25 m yang dapat memuat 60 orang pendayung.

Jembatan Ampera yang memiliki dua menara besar adalah simbol utama kota Palembang. Jembatan ini dibangun oleh Jepang dan diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1964 dalam saatu acara yang sangat meriah.

Pada saat itu, Ampera adalah Jembatan terpanjang di Asia Tenggara dan badan jembatan yang terletak diantara dua menara dapat dinaikan dan diturunkan agar dapat dilalui oleh kapal besar, tetapi informasi pariwisata nusantara Sumatera Selatan sekarang sudah macet.

Di sudut antara Jl. Jend Sudirman dan Jl. Merdeka berdiri dengan megah Masjid Agung, salah satu peninggalan Kesultanan Palembang yang dibangun oleh Sultan Machmud Badaruddin I pada tahun 1740, Kawasan di sekitar Masjid Agung ini dulunya merupakan ibukota kerajaan Islam Palembang.

Kesultanan Palembang ini selalu menentang Belanda hingga rajanya yang terakhir Sultan Ahmad Najamuddin menyerah dan dibuang ke Banda Neira pada tahun 1825.




3 4 3