Jawabanmu

2014-08-26T18:40:08+07:00
Perkembangan Industri Tekstill dimulai dari Masa Kerajaan di Indonesia 
4 3 4
2014-08-26T18:43:09+07:00

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mempunyai peran penting di dalam perek FASE PERKEMBANGAN INDUSTRI TEKSTIL INDONESIA Diawali pada tahun 1970-an industri TPT Indonesia mulai berkembang dengan masuknya investasi dari Jepang di sub-sektor industri hulu (spinning dan man-made fiber making). Adapun fase perkembangannya sebagai berikut:
•    Periode 1970 – 1985, industri tekstil Indonesia tumbuh lamban serta terbatas dan hanya mampu memenuhi pasar domestik (substitusi impor) dengan segment pasar menengah-rendah.
•    Tahun 1986, industri TPT Indonesia mulai tumbuh pesat dengan faktor utamannya adalah: (1) iklim usaha kondusif, seperti regulasi pemerintah yang efektif yang difokuskan pada ekspor non-migas, dan (2) industrinya mampu memenuhi standard kualitas tinggi untuk memasuki pasar ekspor di segment pasar atas-fashion.
•    Periode 1986 – 1997 kinerja ekspor industri TPT Indonesia terus meningkat dan membuktikan sebagai industri yang strategis dan sekaligus sebagai andalan penghasil devisa negara sektor non-migas. Pada periode ini pakaian jadi sebagai komoditi primadona.
•    Periode 1998 – 2002 merupakan masa paling sulit. Kinerja ekspor tekstil nasional fluktuatif. Pada periode ini dapat dikatakan periode cheos, rescue, dan survival.
•    Periode 2003 – 2006 merupakan outstanding rehabilitation, normalization, dan expansion (quo vadis?). Upaya revitalisasi stagnant yang disebabkan multi-kendala, yang antara lain dan merupakan yang utama: (1) sulitnya sumber pembiayaan, dan (2) iklim usaha yang tidak kondusif.
•    Periode 2007 pertengahan – onward dimulainya restrukturisasi permesinan industri TPT Indonesia.
onomian Indonesia. Namun dalam lima tahun terakhir, secara nasional pangsa industri ini terhadap GDP mengalami penurunan, sementara persaingan TPT di pasar dunia cenderung semakin ketat.Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) mempunyai peran penting di dalam perekonomian Indonesia. Namun dalam lima tahun terakhir, secara nasional pangsa industri ini terhadap GDP mengalami penurunan, sementara persaingan TPT di pasar dunia cenderung semakin ketat. Kementerian Perindustrian memastikan, industri tekstil Indonesia tengah bersaing ketat dengan industri serupa di China. Setelah ongkos tenaga kerja di Negeri Tirai Bambu semakin mahal sehingga membuat biaya produksi makin melambung, para produsen tekstil dunia kini mulai melirik Indonesia sebagai basis produksinya. Para produsen sepatu memandang Indonesia negara yang sangat potensial dan pasar dalam negeri juga tumbuh seiring peningkatan pendapatan masyarakat yang juga meningkat. Menurut dia, sejak dahulu pesaing berat Industri sepatu Indonesia adalah industri-industri yang basis produksinya di Pantai Timur China. Namun, meningkatnya upah buruh di Pantai Timur China membuat mereka berpikir untuk mengalihkan pabriknya ke Vietnam atau Indonesia. Dari sisi upah buruh, lanjutnya, Indonesia kalah murah ketimbang Vietnam, tetapi unggul dari segi kualitas. Karenanya perlu semacam insentif atau dukungan teknologi untuk menjamin mutu guna menarik minat investor.”Macam-macam jenis sepatu kita yang diminati, terlebih lagi sepatu.

8 4 8