Jawabanmu

2014-08-26T15:12:45+07:00
 Tenno Haika : “Koiso the Prime Minister of Japan declare to the people of Indonesia that they will be set free in the future. I am happy and very touched by the power of infinite mind. Well as expressed gratitude for discretion and sincerity of government employees along with armies were has been furiously fulfill its obligations. And those who for years have been waiting for the independence.
Ir.Soekarno : “Paduka yang mulia Tenno Haika dengan hati yang terharu kami menerima pengumuman bahwa kerajaan Nippon memperkenankan kemerdekaan bangsa Indonesia di kemudian hari. Hati dan jiwa kami meluap rasa terima kasih yang sekhidmat-khidmatnya pada yang mulia Tenno Haika yang bermurah hati memperkenankan terkabulnya cita-cita kami yang telah berpuluh-puluh tahun itu. Saya atas nama segenap rakyat Indonesia meminta kepada paduka tuan supaya mempersembahkan rasa terima kasih kami”. PART II Pada 1 Maret 1945, Jepang telah meresmikan terbentuknya BPUPKI yang dipimpin oleh Radjiman Wedyodiningrat dan memiliki anggota 60 orang. Dalam BPUPKI, terjadi siding 1  (29 Mei- 1 Juni 1945) digedung Cuo Sangi In. Dalam sidang tersebut membahas mengenai dasar Negara Indonesia. 29 Mei 1945 Ó  Mr. Moh. Yamin : ”Dalam sidang hari ini, saya mengajukan usulan mengenai dasar Negara yang berwujud tulisan maupun dalam bentuk lisan. Berikut rumusan secara lisan :                                   a.         Peri Kebangsaan                                  b.         Peri Kemanusiaan                                   c.          Peri Ketuhanan                                  d.         Peri Kerakyatan                                   e.         Peri Kesejahteraan Rakyat ·         Secara tertulis :                                               a.         Ketuhanan Yang Maha Esa                                              b.         Kebangsaan Persatuan Indonesia                                               c.          Rasa kemanusiaan yang Adil dan Beradab                                              d.         Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan                                               e.         Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
7 1 7