Jawabanmu

2014-08-26T14:50:28+07:00
BABAK I Narasi               : Tanggal 6 Agustus 1945 kota Hiroshima dijatuhi bom atom oleh Sekutu dan pada tanggal 9 Agustus 1945 giliran Kota Nagasaki yang dijatuhi oleh bom atom oleh Sekutu pula. Kejadian ini memberikan penderitaan bagi rakyat Jepang. Pasukan Jepang semakin lemah dan pada tanggal 12 Agustus 1945 Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi Adegan            : (Soekarno, Hatta, Radjiman Wedyodiningrat tiba di Dalat dan bersalaman dengan Marsekal Terauchi lalu dipersilahkan masuk ke dalam kantornya dan duduk bersama) Terauchi            : ”Saudara Sukarno, Hatta, dan Radjiman saya sebagai utusan dari pemerintah Jepang ingin menyampaikan suatu hal yaitu Jepang akan segera memberikan Kemerdekaan kepada Indonesia sesuai dengan janji Perdana Menteri Kuniaki Koiso.” Soekarno          : ”Dengan cara apa Jepang akan memberikan pernyataan merdeka kepada Indonesia?” Terauchi            : ”Dengan memproklamirkan kemrdekaan Indonesia dan itu dapat dilaksanakan beberapa hari ke depan tergantung cara kerja PPKI.” Hatta                : ” Benar saya sangat setuju karena PPKI adalah badan yang bertanggung jawab untuk menyusun proklamasi kemerdekaan.” Radjiman          : ” Saya sependapat dengan anda Bung.”(menoleh kepada Hatta) tetapi kita harus tetap menyegerakan memproklamirkan kemerdekaan Indonesia bung!” Terauchi            : ”Maaf, tetapi pihak Jepang meminta Proklamasi kemerdekaan dibacakan pada tanggal paling cepat pada tanggal 24 Agustus 1945.” Soekarno          : ”Akan saya pikirkan kembali permintaan anda, karena kami harus membicarakannya dengan PPKI. ” Baik kalau begitu kami harus undur diri, terima kasih.” Terauchi            : ”Baiklah, hati-hati di jalan.” Adegan            : (Soekarno, Hatta, Radjiman berdiri dan berpamitan dengan Terauci lalu bergegas meninggalkan kantor dari marsekal Terauchi) Narasi               : Setelah pembicaraan masalah proklamasi kemerdekaan di Dalat, dua hari kemudian pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat pada sekutu, yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Jepang Mamoru Shigemitsu..
6 2 6
Jawaban paling cerdas!
2014-08-26T14:57:50+07:00
Dialog Kemerdekaan Indonesia             . Untuk itu, saya mewakili perdana menteri merencanakan pembentukan BPUPKI yang akan berguna bagi Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaan. Maukah Bapak menjadi ketua di dalamnya? Dr. Radjiman Widyodiningrat: Saya sangat bersedia karena ini menyangkut kehidupan rakyat. Terima kasih telah merencanakan pembentukan BPUPKI ini. Jenderal Kumakhichi Harada: Iya. Kalau begitu saya pergi dahulu. Saya serahkan semua tanggung jawab ini kepada Bapak. Dr. Radjiman Widyodiningrat: Baik, percayakan semua kepada saya.             Jenderal Kumakhichi Harada menggangguk sambil meninggalkan Dr. Radjiman Widyodiningrat. BPUPKI pun mengadakan sidang pertama pada tanggal 29 Mei 1945. Dr. Radjiman Widyodiningrat: Terima kasih, sudah berkumpul di tempat ini.  Sidang pertama ini kita akan membahas rumusan dasar negara. Saya harap para anggota bersedia untuk menyumbangkan ide dalam perumusan pancasila ini. Mr. Muhammad Yamin: Pak(sambil berdiri) sebaiknya dasar negara RI harus berdasarkan kepada peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat. Mengapa saya mengatakan seperti ini? Itu karena pondasi dari dasar negara adalah bangsa, di mana bangsa kita ini peduli kepada sesama yang mencerminkan sikap kemanusiaan, sikap bangsa kita pula yang  memegang teguh toleransi dalam beragama yang hal ini merupakan pencerminan dalam peri ketuhanan, dan juga rakya kita ini merupakan rakyata yang suka kebersamaan sehingga hal ini dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat. Itulah usulan dari saya, mohon dipertimbangkan. Mr. Soepomo: Menurut saya, lima dasar itu meliputi paham negara kesatuan, perhubungan negara dengan agama, sistem badan permusyawaratan, sosialisasi negara, dan hubungan antar bangsa.             Tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno mengusulkan rumusannya tentang dasar negara. Ir. Soekarno: Menurut saya, setelah memikirkan ini semalaman. Saya berpendapat bahwa dasar negara kita harus berdasarkan kepada kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau peri kemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial dan ketuhanan yang berkebudayaan. Benar kata Mr. Muhammad Yamin bahwa pondasi dari dasar negara adalah bangsa di sini saya hanya mengulas lebih dalam pendapat dari Mr. Muhammad Yamin. Untuk itu sila pertama sebaiknya berbunyi kebangsaan Indonesia. Negara kita ini negara yang demokrasi yang berarti dari rakyat untuk rakyat maka sila ketiga berisi tentang mufakat atau demokrasi. Kita ketahui bahwa di negara kita ini pula ada berbagai tradisi yang sesuai dengan tuntunan agama yang hal ini tidak bisa dipisahkan oleh rakyat kita.  Maka sila kelima sebaiknya berisi tentang ketuhanan yang berkebudayaan. Dr. Radjiman Widyodiningrat: Benar juga, Pak Ir. Soekarno. Terima kasih kepada para anggota yang telah menyumbangkan idenya. Akan tetapi, mengenai pelaksanaan perumusan dasar negara ini secara resmi akan dibahas kembali oleh panitia sembilan. Untuk itu, saya menunjuk kepada Bapak Ir. Soekarno sebagai pimpinan panitia sembilan. Saya mohon hasil rumusan yang menggambarkan maksud dan tujuan pembentukan negara Indonesia merdeka. Ir. Soekarno: Baik, Pak. Saya akan berusaha sekuat tenaga bersama anggota panitia sembilan akan menghasilkan rumusan seperti yang Bapak harapkan.    
4 4 4
itu jawaban sendiri apa dari internet
dari buku paket saya
kamu kelas berapa