Jawabanmu

2014-08-25T00:23:10+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Dilengkapi Sertifikat Kesehatan (Health Certificate) yang diterbitkan oleh pejabat yang berwenang di negara asal dan negara transit.Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin) bagi media yang tergolong benda lain, yang diterbitkan oleh perusahaan produsen/tempat pengolahan di negara asal.Surat Angkut Satwa (CITES) bagi media tergolong hewan liar, yang diterbitkan oleh pejabat berwenang (CITES Authority) di negara asal.Persetujuan Impor (PI) untuk produk hewan yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan RI.Surat Rekomendasi Pemasukan (SRP) dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI. Sertifikat Halal dari Otoritas Lembaga Muslim dari negara Asal yang diakui oleh MUI.Memiliki Instalasi Karantina jika pelaksanaan tidak dapat dilakukan di Instalasi Karantina Pemerintah, yang ditetapkan oleh Kepala Badan Karantina a/n Menteri Pertanian.Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina untuk keperluan tindakan karantina.
2014-08-25T02:30:08+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
HIDUP HEMAT
A.     Pengertian Hemat
Hemat adalah sikap berhati-hati dalam menggunakan atau mengeluarkan uang, barang, tenaga, pikiran, atau  waktu dalam mewujudkan cita-cita keadilan sosial masyarakat sebagai sarana hidup agar berfungsi memenuhi kebutuhan sebagai bangsa yang sedang membangun, tidak bersikap boros berarti bahwa dalam memenuhi keperluan hidup harus berhati-hati tidak boros, cermat dalam menggunakan uang, barang, dan sebagainya.
B.      Pandangan Islam Tentang Hemat
Menurut ajaran agama Islam hemat adalah suatu yang diwujudkan dengan perbuatan atau sikap berhati-hati dalam menggunakan sebagian hartanya untuk ditabung. Islam mengajarkan agar kita hidup hemat tidak berlebih-lebihan dan tidak bakhil. Orang yang hemat mengeluarkan uang penuh perhitungan antara pemasukan dan pengeluaran, antara mana yang perlu dan kurang dibutuhkan.
Seorang mukmin yang baik dalam kehidupan sehari-harinya tidak boros dan tidak pula kikir dalam menggunakan hartanya harus ada keseimbangan antara kedua macam sifat tersebut dan  selalu dipelihara dan dijaga. Apabila seorang mukmin menjadi kaya ia harus mampu menggunakan hartanya untuk kepentingan dirinya sendiri dan membantu kepentingan masyarakat, dan jika ia menjadi miskin ia harus dapat menguasai dirinya dengan pola hidup sederhana. Pola hidup sederhana adalah hidup secara wajar dan tidak berlebihan, penyesuaian gaya hidup dengan kemampuan keluarga dan keadaan lingkungan, akan mewujudkan ketenangan dan kedamaian dalam kehidupan keluarga. Dengan pola hidup sederhana seseorang dapat diharapkan dapat hidup hemat disertai senang bekerja keras.
Sifat kikir atau bakhil akan membawa kerugian dan kerusakan karena seseorang yang bakhil akan selalu berusaha memupuk kekeyaan untuk dirinya sendiri semata, bahkan ia akan menahan mengeluarkan untuk kepentingan dirinya atau keluarganya, terlebih lagi untuk kepentingan masyarakat ia tidak akan menghiraukan  orang yang meminta bantuan atau sumbangan sekalipun itu untuk kepentingan umumseperti sarana ibadah, pendidikan dan untuk membantu orang-orang yang terkena musibah.
Dari keterangan diatas dapat kita rincikan manfaat hemat adalah sebagai berikut :1.      Terhindar dari sifat pemborosan dan mubazir2.      Terhindar dari sifat bakhil3.      Mempunyai jaminan masa depan4.      Terhindar dari kesulitan dan kesusahan5.      Mendapat pahala dari Allh SWT
C.      Akibat Boros
Apabila dalam kehidupan ini tidak bisa menerapkan hidup hemat karena tidak bisa mengendalikan diri dalam mengeluarkan hartanya maka ia tidak akan mendapat kebahagiaan yang patut ia peroleh, justru kesulitan yang kita dapatkan.
Diantara akibat boros sebagai berikut :1.      Banyak menanggung hutang yang berkepanjangan2.      Ekonomi rumah tangga rusak atau kacau3.      Hidup penuh penderitaan4.      Akan membawa kemusnahan harta yang dimilikinya
D.     Usaha Agar Bisa Hidup Hemat
Bagi setiap orang yang menginginkan hidup bahagia dan terhindar dari kekurangan maka perbuaatan hemat ini akan berperan sabagai salah satu cara yang dapat membawa seseorang ke tingkat kehidupan yang lebih baik dari keadaan sabelumnya.
Selain itu apabila kita dapat melaksanakan hidup hemat berarti kita telah mampu melawan sikap boros dan kikir. Oleh karena itu dalam membelanjakan harta harus memperhitungkan dengan secermat-cermatnya, pengeluaran untuk memenuhi kebutuhanya harus disesuaikan dengan pendapatan.
Adapun usaha yang dapat dilakukan agar dapat hidup hemat dalam kehidupan sehari-hari :1.      Memenuhi kebutuhan sehari-hari secara wajar.2.      Menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung.3.      Meningkatkan dan meratakan penghasilan yang dapat mendatangkan kesejahteraan dan kebahagiaan pribadi, masyarakat dan bangsa sehingga terjadi keseimbangan pendapatan masyarakat melalui koperasi.4.      Mengurangi atau membatasi masuknya barang-barang mewah dari luar negeri sehingga tidak mendorong masyarakat untuk pamer kemewahan dalam kehidupannya.5.      Pemanfaatan sumber daya alam dilaksanakan dengan menerapkan pola hidup sederhana, yaitu berusaha menghemat penggunaan sumber daya alam tanpa merusak lingkungan.6.      Menumbuhkan rasa membina dan mengembangkan semangat kesetiakawanan sosial yaitu menghayati  rasa senasib seperjuangan sepenanggungan dengan orang lain, kebahagiaan seseorang dalam lingkungan kita rasakan sebagai kebahagiaan kita bersama , penderitaan orang lain kita hayati sebagai penderitaan bersama .