Jawabanmu

2014-02-14T19:31:09+07:00
Banjir merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Secara sederhana banjir dapat didefinisikan sebagai hadirnya air di suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi kawasan tersebut. Dalam pengertian yang luas, banjir dapat diartikan sebagai suatu bagian dari siklus hidrologi, yaitu pada bagian air di permukaan bumi yang bergerak ke laut. Dalam siklus hidrologi kita dapat melihat bahwa volume air yang mengalir di permukaan Bumi dominan ditentukan oleh tingkat curah hujan, dan tingkat peresapan air ke dalam tanah.

Air hujan sampai di permukaan Bumi dan mengalir di permukaan Bumi, bergerak menuju ke laut dengan membentuk alur-alur sungai. Alur-alur sungai ini di mulai di daerah yang tertinggi di suatu kawasan, bisa daerah pegunungan, gunung atau perbukitan, dan berakhir di tepi pantai ketika aliran air masuk ke laut.
Secara sederhana, segmen aliran sungai itu dapat kita bedakan menjadi daerah hulu , tengah, dan hilir . Di daerah hulu yang biasanya terdapat di daerah pegunungan, gunung atau perbukitan. Lembah sungai sempit dan potongan melintangnya berbentuk huruf “V”. Di dalam alur sungai banyak batu yang berukuran besar (bongkah) dari runtuhan tebing, dan aliran air sungai mengalir di sela-sela batu-batu tersebut. Air sungai relatif sedikit. Tebing sungai sangat tinggi. Terjadi erosi pada arah vertikal yang dominan oleh aliran air sungai.
Di daerah tengah, umumnya merupakan daerah kaki pegunungan, kaki gunung, atau kaki bukit. Alur sungai melebar dan potongan melintangnya berbentuk huruf “U”. Tebing sungai tinggi. Terjadi erosi pada arah horizontal, mengerosi batuan induk. Dasar alur sungai melebar, dan di dasar alur sungai terdapat endapan sungai yang berukuran butir kasar. Bila debit air meningkat, aliran air dapat naik dan menutupi endapan sungai yang di dalam alur, tetapi air sungai tidak melewati tebing sungai dan keluar dari alur sungai.
Di daerah hilir, umumnya merupakan daerah dataran. Alur sungai lebar dan bisa sangat lebar dengan tebing sungai yang relatif sangat rendah dibandingkan lebar alur. Alur sungai dapat berkelok-kelok seperti huruf “S” yang dikenal sebagai “meander”. Di kiri dan kanan alur terdapat dataran yang secara teratur akan tergenang oleh air sungai yang meluap, sehingga dikenal sebagai “dataran banjir”. Di segmen ini terjadi pengendapan di kiri dan kanan alur sungai pada saat banjir yang menghasilkan dataran banjir. Terjadi erosi horizontal yang mengerosi endapan sungai itu sendiri yang diendapkan sebelumnya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa banjir adalah peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di selokan sungai. Akibatnya, mampu merendam dan merusak jalan raya, jembatan, mobil, bangunan, sistem selokan bawah tanah, dan kanal. Kerugian dari segi harta dan jiwa manusia merupakan dampak lain dari terjadinya banjir.
2014-02-14T19:36:01+07:00
Banjir terjadi karena banyak faktor. Apa penyebabnya? Apakah manusiamenjadi salah satu penyebabnya?
Banjir terjadi hampir merata di Indonesia saat ini.Curah hujan yang sangat tinggi dapat dianggapsebagai sebab terjadinya banjir. Selain itu, saluran air atau got yang tidak berfungsikarena tersumbat oleh sampah juga menjadi sebab terjadinya banjir.
Perubahan iklim global mengakibatkan curah hujan tinggi bisa terjadi tiba-tiba. Curahhujan tersebut dapat terjadi dalam kurun waktu yang singkat atau dalam waktu lama.
Awalnya, air akan berubah sifat menjadi jenuh pada tanah melalui infiltrasi pada poriporitanah. Pada kejadian selanjutnya air itu tidak lagi bisa diserap oleh tanah sehinggaterjadi banjir.
Cara sederhana mengatasi banjir adalah dengan memperlakukan air dengan benar.Artinya, kita harus dapat menyalurkan dan mengendalikan curahan hujan yang jatuhke bumi dengan baik.
Misalnya, jika kita tidak dapat mengirit pemakaian air, kita masih dapat menyimpannyadengan memasukkan air kembali ke dalam tanah. Air hujan yang ditampung melaluitalang dapat dimasukkan langsung ke dalam tanah dengan cara membuat lubang resapan.
Jika Anda mempunyai biaya besar dan ruang lebih besar, buatlah sumur resapandengan kedalaman mencapai empat meter dan diameter 150 cm.