Jawabanmu

2014-02-14T22:30:27+07:00
Kaka tadi saya liat di gugel ada ..
Sesampai di hadapan hakim, si tukang kayu bertanya tentang kesalahannya. Hakim pun menjawab, “kesalahanmu sangat besar. Kayu yang kamu bawa untuk membuat jembatan itu jelek dan rapuh sehingga menyebabkan seseorang jatuh dan kehilangan kuda beserta pedatinya. Oleh karena itu, kamu harus dihukum dan mengganti semua kerugiannya.” Si tukang kayu pun tidak terima, ia menyalahkan si penjual kayu yang menjual kayu jelek kepadanya. Hakim pun percaya dan menyuruh pengawal memanggil si penjual kayu.
Si Penjual kayu dibawa oleh pengawal ke hadapan hakim. Dan ia bertanya tentang kesalahannya. Hakim pun menjawab pertanyaan si penjual kayu. Si penjual kayu tidak terima dan menyalahkan pembantunya. Hakim percaya dan menyuruh pengawal membawa pembantu si penjual kayu kehadapannya.
Si pembantu juga bertanya tentang kesalahannya kepada sang hakim seperti halnya orang yang dipanggil terebih dahulu. Hakim menjawabnya. Tetapi si pembantu tidak secerdas tiga orang yang telah dipanggil terlebih dahulu. Ia tidak dapat memberikan alasan yang memuaskan . akhirnya Hakim memutuskan si pembantu dihukum dan memberi uang ganti rugi. Hakim menyuruh pengawal memasukkan si pembantu ke penjara.
Beberapa menit kemudian, sang hakim bertanya kepada pengawal tentang memenjarakan dan menyita semua uang si pembantu tersebut. Tetapi pengawal tidak bisa melaksanakan perintah itu, karena si pembantu berbadan tinggi, gemuk sehingga ruang penjaranya tidak muat karena terlalu sempit. Serta si pembantu tidak memiliki uang untuk disita. Sang hakim pun marah besar, dan ia memberikan ide untuk mencari pembantu lain yang badannya lebih pendek, kurus dan punya uang. Kemudian pengawal pergi mencarinya.
Si pembantu berbadan pendek, kurus dan punya uang bertanya tentang kesalahannya. Sang hakim dengan santai menjawab, “kesalahanmu adalaahh karena kamu pendek, kurus dan punya uang!!!!!!”.
Kemudian pembantu berbadan pendek, kurus dan punya uang itu dimasukkan ke penjara dan uangnya disita. Dan sang hakim bertanya pada masyarakat, “Saudara-saudara, bagaimanakah pandangan kalian, peradilan ini sudah adil?”. Masyarakat menjawab, “Adiillll!!!”.