Jawabanmu

2014-08-23T11:24:10+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Lihat saja konfliknya, biasanya tema yang diambil itu didapat dari konflik yang terjadi ataupun kata2 yg sering muncul
2014-08-23T11:33:26+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Kupu-Kupu Berhati Mulia
Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan di taman.
Ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah. Sang semut
berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.
Ia melihat sebuah kepompong di atas pohon. Sang semut mengejek bentuk
kepompong yang jelek yang tidak bisa pergi ke mana-mana.
“Hey, kepompong alangkah jelek nasibmu, hanya bisa menggantung di ranting itu,
ayo jalan-jalan, lihat dunia yang luas ini, bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?”
Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka.
Bahkan, sang semut kuat mengangkat beban yang lebih besar dari tubuhnya. Sang
semut merasa bahwa dirinya adalah binatang yang paling hebat. Si kepompong hanya
diam saja mendengar ejekan tersebut.
Pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ke taman itu. Karena hujan, di manamana
terdapat genangan lumpur. Lumpur yang licin membuat semut tergelincir ke
dalam lumpur. Ia terjatuh ke dalam lumpur. Sang semut hampir tenggelam dalam
genangan itu. Semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
“ Tolong, bantu aku! Aku mau tenggelam, tolong..., tolong....!
Untunglah saat itu ada seekor kupu-kupu yang terbang melintas. Kemudian, kupukupu
menjulurkan sebuah ranting ke arah semut.
“Aku adalah kepompong yang pernah kau ejek,” kata si kupu-kupu.
Ternyata, kepompong yang dulu diejek sudah menyelamatkan dirinya.
Akhirnya, sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina
semua makhluk ciptaan Tuhan yang ada di taman itu

itu gak gan
temanya adalah kesombongan yang dibalas kebaikan atau keangkuhan seekor semut



2 4 2