Jawabanmu

2014-08-23T06:25:33+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Dunia diwarnai oleh perlombaan persenjataan. LBB sebagai lembaga internasional yang bertujuan menciptakan perdamaian dunia telah gagal mewujudkannya. Tiap negara sibuk mencari kawan (aliansi) untuk menghadapi kemungkinan terjadi perang baru. Akhirnya terbentuk 2 blok yang berhadapan yaitu Blok Prancis dan Blok Jerman yang terdiri dari negara fasis totaliter yakni Nazi Jerman, Italia dan Jepang. Adapun komunis Rusia, pada tanggal 24 Agustus 1939 berhasil dinetralisir oleh Jerman dengan menandatangani Pakta Molotov Ribbentrop. Munculnya negara-negara fasis, yaitu Jerman, Italia dan Jepang, dapat mengancam negara2 di sekitarnya dan juga membahayakan perdamaian dunia. Politik imperialisme yang mereka lakukan tersebut menjadi penyebab meletusnya Perang Dunia II
16 3 16
2014-08-23T11:05:20+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Perang Dunia I membuat perubahan besar pada peta politik, dengan kekalahan Blok Sentral, termasuk Austria-Hongaria, Jerman, dan Kesultanan Utsmaniyah; dan perebutan kekuasaan oleh Bolshevik di Rusia pada tahun 1917. Sementara itu, negara-negara Sekutu yang menang seperti Perancis, Belgia, Italia, Yunani, dan Rumania memperoleh wilayah baru, dan negara-negara baru tercipta setelah runtuhnya Austria-Hongaria, Kekaisaran Rusia, dan Kesultanan Utsmaniyah. Meski muncul gerakan pasifis setelah perang, kekalahan ini masih membuat nasionalisme iredentis dan revanchis pemain utama di sejumlah negara Eropa. Iredentisme dan revanchisme punya pengaruh kuat di Jerman karena kehilangan teritori, koloni, dan keuangan yang besar akibat Perjanjian Versailles. Menurut perjanjian ini, Jerman kehilangan 13 persen wilayah dalam negerinya dan seluruh koloninya di luar negeri, sementara Jerman dilarang menganeksasi negara lain, harus membayar biaya perbaikan perang, dan membatasi ukuran dan kemampuan angkatan bersenjata negaranya. Pada saat yang sama, Perang Saudara Rusia berakhir dengan terbentuknya Uni Soviet.
5 4 5