Jawabanmu

2014-08-22T20:01:24+07:00
Tata Nama Senyawa Hidrokarbon Konsep Tata Nama Senyawa Hidrokarbon Tujuan Menentukan tata nama senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, dan alkuna) Tugas Pebelajar Untuk dapat Menentukan tata nama senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, dan alkuna) dengan benar, yang harus anda lakukan adalah : 1. Mengamati video tentang tata nama senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, dan alkuna) pada blog pembelajaran 2. Mengidentifikasi  langkah-langkah penamaan senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, dan alkuna) dengan melihat video pada blog pembelajaran 3. Membedakan konsep tata nama senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, dan alkuna) dengan melihat video pembelajaran pada blog pembelajaran 4. Menentukan nama senyawa hidrokarbon (alkana, alkena, dan alkuna) dengan mengerjakan soal pada blog pembelajaran Materi Tata Nama Senyawa Hidrokarbon  Tata Nama Senyawa Alkana Perbedaan rumus struktur alkana dengan jumlah C yang sama akan menyebabkan berbedaan sifat alkana yang bersangkutan. Banyaknya kemungkinan struktur senyawa karbon, menyebabkan perlunya pemberian nama yang dapat menunjukkan jumlah atom C dan rumus strukturnya. Aturan pemberian nama hidrokarbon telah dikeluarkan oleh IUPAC agar dapat digunakan secara internasional. Aturan tata nama alkana 1. Rantai tidak bercabang (lurus) Jika rantai karbon terdiri dari 4 atom karbon atau lebih, maka nama alkana diberi alawal n- (normal) CH3 CH2 CH2 CH2 CH3 = n-pentana 2. Jika rantai karbon bercabang, maka: a.  Tentukan rantai induk, yaitu rantai karbon terpanjang dari ujung satu ke ujung yang lain. Rantai induk diberi nama alkana. rantai induk terdiri dari 6 atom C, sehingga diberi nama heksana b. Penomoran.            Berilan nomor pada rantai induk dari ujung terdekat cabang. Jika nomor dari bawah, maka cabang ada di nomor 3. tetapi jika dari kanan, maka cabang ada di nomor 4. Sehingga dipilih penomoran dari ujung bawah. c.         Tentukan cabang, yaitu atom C yang yang terikat pada rantai induk. Cabang merupakan gugus alkil dan beri nama alkil sesuai struktur alkilnya. Perhatikan beberapa gugus alkil berikut: d. Tabel 3. Nama Alkil e.         Urutan penulisan nama. Urutan penulisan nama untuk alkana bercabang: Nomor cabang-nama cabang nama rantai induk: Nama untuk struktur di atas adalah: 3-metilheksana -jika terdapat lebih dari satu alkil sejenis, maka tulis nonor-nonor cabang dari alkil sejenis dan beri awalan alkil dengan di, tri, tetra, penta dan seterusnya sesuai dengan jumlah alkil sejenis. -Jika terdapat dua atau lebih jenis alkil, maka nama-mana alkil disusun menurut abjad. 3. Tambahan untuk penomoran khusus a.  Jika terdapat beberapa pilihan rantai induk yang sama panjang, maka pilih rantai induk yang mempunyai cabang lebih terbanyak. Rantai induk = 5 atom C Rantai induk = 5 atom C Cabang = 2 (metil dan etil) Cabang = 1 (isopropil) Sehingga yang dipilih adalah struktur yang pertama : 3-etil-2-metilpentana b. Gugus alkil dengan jumlah atom C lebih banyak diberi nomor yang lebih kecil. Dari kiri, nomor 3 terdapat cabang etil
Dari kanan, nomor 3 terdapat cabang metil.
Sehingga yang dipilih adalah penomoran dari kiri: 3-etil-4metilpentana.
TATA NAMA ALKENA 1) Alkena rantai lurus Nama alkena rantai lurus sesuai dengan nama–nama alkana, tetapi dengan mengganti akhiran –ana menjadi –ena. Contoh: • C2H4etena • C3H6propena • C4H8butena 2) Alkena rantai bercabang Urutan penamaan adalah: a) Memilih rantai induk, yaitu rantai karbon terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. Contoh: b) Memberi nomor, dengan aturan penomoran dimulai dari salah satu ujung rantai induk, sehingga ikatan rangkap mendapat nomor terkecil (bukan berdasarkan posisi cabang). Contoh: c) Penamaan, dengan urutan: - nomor atom C yang mengikat cabang - nama cabang - nomor atom C ikatan rangkap - nama rantai induk (alkena) Contoh:            (John Mc. Murry Fay 4th ed) Tata Nama Alkuna 1) Alkuna rantai lurus namanya sama dengan alkana, hanya akhiran “ana” diganti dengan “una”. Contoh: C3H4: propuna C5H8: pentuna C4H6: butuna 2) Alkuna rantai bercabang Urutan penamaan adalah: a) Memilih rantai induk, yaitu rantai karbon terpanjang yang mengandung ikatan rangkap tiga. Contoh: b) Penomoran alkuna dimulai dari salah satu ujung rantai induk, sehingga atom C yang berikatan rangkap tiga mendapat nomor terkecil. Contoh: c) Penamaan, dengan urutan: • nomor C yang mengikat cabang • nama cabang • nomor C yang berikatan rangkap tiga • nama rantai induk (alkuna) Contoh: 3–metil–1–butuna (bukan 2–metil–3–butuna) 4–metil–2–heksana (bukan 3–metil–4–heksana) (John Mc. Murry Fay, 4th ed.) Contoh 1. Tulislah nama senyawa berikut ini. jawab: 4–metil–2–pentuna 2–metil–3–heksuna 2. Tulislah rumus struktur dari: a. 2,2–dimetil–3–heksuna b. 3–etil–1–heptuna Jawab: a. 2,2–dimetil–3–heksuna b. 3–etil–1–heptuna  
12 1 12
2014-08-22T20:10:02+07:00
Alkana : 
1. cari rantai terpanjangnya
2. beri nama ke yang paling dekat dengan cabang
contoh : CH3-CH2-CH-CH3 (ini 2-metil butana bukan 3-metil butana)
                             |
                           CH3
Alkena dan Alkuna :
1. Cari rantai terpancang
2. beri nama cabang ke yang paling dekat dengan rantai
Contoh : CH3=CH-CH2-CH3 (2-metil butena)
                       |    
                     CH3
nb : maaf yah kalo ga ngerti :D
maaf syahrial contoh yang ke 2 bukannya gini ya
:CH3=C-CH2-CH3