Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-08-21T16:14:08+07:00
Arus Listrik AC (Alternating Current)
Arus ini juga disebut arus listrik bolak balik. Apanya yang bolak balik sobat? Dikatakan arus bolak balik karena tegangan listrik dan arusnya berubah terus menerus secara periodik mengikuti kurva sinus (sinusoida) mirip gunung lembah dijajarkan. Listrik yang kita konsumsi setiap hari merupakan contoh dari listrik dengan arus AC. Kelebihan dari arus AC adalah lebih mudah didistribusikan dan tegangannya tidak mudah turun. Itulah alasannya kenapa PLN lebih memilih arus AC. Bagi perusahaan listrik, listrik arus AC akan sangat efisien karena bisa mentransfer dalam jarak yang jauh dan dalam tegangan yang tetap tinggi.
Arus Listrik DC (Direct Current)
Arus ini juga disebut arus searah. Sekali lagi, apanya yang searah sobat? Yang searah adalah arah arusnya atau laju muatan elektronnya. Arus listrik searah yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Perlu sobat tahu, semua perangkat bertenaga baterai menggunakan listrik searah. Apa keuntungan arus DC? Karena sistemnya yang lebih sederhana dan dapat dipaketkan dalam bentuk kecil maka listrik ini sangat mudah di bawa dan lebih praktis. HP, Gadget, PSP, Tablet, dll menggunakan arus DC. Sumber arus listrik DC antara lain baterai, aki, dan seil surnya. Sudah menjadi hukum alam, ada kelebihan ada pula kekurangan. Listrik DC tidak stabil dan mudah turun jika ditransfer dalam jarak jauh. Mungkin ini alasan PLN tak memilihnya. Masing-masing, baik itu arus AC dan Arus DC punya peranan masing-masing dengan kelebihan dan kekurang keduanya.
Contoh Soal
Jika dalam sebuah penghantar tiap detiknya mengalir 2.000.000 elektron (banyak sekali) maka berapa besar arus listrik yang mengalir dalam penghantar tersebut?
Jawab :
1 elektron mempunyai muatan 1,6 x 10-19 Coulomb jadi besar arusnya
I = q/t = 2.000.000 x 1,6 x 10-19/1 = 3,2 x 10-13 Coulomb/s = 3,2 x 10-13 Ampere
2 4 2