Jawabanmu

2017-01-21T00:56:09+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Dalam bahasa Sunda, kawih sering disebut sebagai "lalaguan Sunda bebas". Kawih merupakan salah satu jenis lagu Sunda yang kata-kata atau syairnya tidak terikat pada aturan tertentu. Karena syair kawih tidak terikat pada aturan tertentu, maka kawih sering disebut sebagai "lalaguan Sunda bebas" atau "lagu sunda bebas".

Tetapi, meskipun syair yang ada dalam kawih tidak terikat pada aturan tertentu, kawih tetap dianggap sebagai sebuah karya seni yang memiliki unsur sastra dan musik.

Kawih tidak seperti dangding atau guguritan yang terikat pada aturan pupuh atau seperti aturan yang ada dalam puisi. Dalam pupuh, terdapat aturan yang disebut "guru lagu" dan "guru wilangan". Jadi kawih adalah "lalaguan Sunda bebas" yang tidak terikat pada "guru lagu" dan "guru wilangan".

Guru lagu adalah aturan yang terkait dengan suara suku-kata, sedangkan guru wilangan adalah aturan yang terkait dengan jumlah suku kata dalam satu baris dan jumlah baris dalam satu "pada" atau tumpuk.

Dilihat dari kata-katanya yang tidak terikat dengan "guru lagu" dan "guru wilangan", kata-kata yang ada dalam kawih adalah mirip seperti kata-kata yang ada dalam sajak. Sajak juga sering disebut sebagai puisi bebas.

Dilihat dari bentuk kata-katanya, kawih juga sama dengan kakawwihan. Kakawihan juga adalah merupakan lagu Sunda yang tidak terikat dengan guru lagu dan guru wilangan. Tetapi, yang membedakan kawih dengan kakawihan adalah bahwa kakawihan sering dinyaynyikan untuk pengirim bermain atau bekerja, sedangkan kawih seperti lagu biasa pada umumnya.
1 5 1