Jawabanmu

2014-08-21T00:39:23+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Jadi sel tumbuhan dalam hal ini sel daun rhoeo discolor yang berwarna ungu mengalami yang namanya plasmolisis (peristiwa mengerutnya sitoplasma karena perbedaan konsentrasi yg tinggi dengan lingkungannya)
andaikan sel daun ini di dalam sitoplasma dan vakuolanya terdapat banyak air, maka konsentrasi zat pelarut (air) di dalam se tersebut tinggi kan? ini berarti sel tersebut bersifat hipotonis (konsentrasi zat pelarut tinggi)
lalu sel tersebut ditetesi air gula. andaikata ini air gula 10%, dimana larutan ini memiliki konsentrasi zat terlarutnya tinggi, maka air gula ini bersifat Hipertonis (konsentrasi zat terlarut tinggi).

ada teori tentang syarat terjadinya proses osmosis dan difusi, salah satunya yaitu bilamana sesuatu memiliki tingkat konsentrasi yang berbeda (satu hipotonis dan satunya hipertonis), maka pertukaran secara osmosis dapat terjadi.

hal ini sdh mencukupi syarat untuk terjadinya perpindahan sel. jadi ketika sel epidermis rhoeo discolor yg jika dilihat dari mikroskop awalnya berwarna ungu jelas ditetesi air gula, maka terjadi proses perpindahan air dari sel keluar tubuh sel (karen beda konsentrasi) sehingga air di dalam vakuola dan sitopasma semakin lama semakin sedikit. itulah sebabnya setelah ditetesi air gula warna ungunya menjadi mengerut (terlihat sedikit), itu karena vakuola dan sitoplas manyalah yang mengerut. tapi sel ini walau mengerut tidak akan mati dengan cepat seperti sel hewan, karena sel tumbuhan memiliki dinding sel (lebih lanjut lagi silahkan mencarinya di internet)

maaf kalo bertele-tele.. ini berdasarkan hasil praktek di sekolah. semoga membantu ^^
2 3 2