Jawabanmu

2014-08-20T20:31:46+07:00
Langit ? jika kita menganggap bahwa yg dimaksud langit itu adalah atmosfer maka jarak bumi ke atmosfer adalah 0 sampai kurang lebih 550 km.
Tapi jika kita menganggap langit itu adlah sesuatu yg membatasi alam semesta kita , maka jaraknya hingga saat ini tidak bisa di ukur karena alam semesta kita terus mengembang :)


2014-08-20T20:37:51+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Telah menceritakan kepada kami, ‘Abdu bin Humaid, dan oranglain tidak hanya satu sementara maknanya adalah satu, mereka berkata; Telah menceritakan kepada kami, Yunus bin Muhammad, telah menceritakan kepada kami, Syaiban bin Abdur Rahman, dari Qatadah, ia berkata; Telah bercerita, Al-Hasan, dari Abu Hurairah -Radhiyallahu ‘anhu-, dia berkata: Ketika Nabi Muhammad -Shalallahu ‘alayhi wa salam- sedang duduk bersama para shahabatnya, tiba-tiba datanglah awan kepada mereka. Kemudian Nabi -Shalallahu ‘alayhi wa salam- berkata: “Apakah kalian tahu, apakah ini?” Kemudian mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu”. Kemudian Rasulullah bersabda: “Ini adalah awan, ini adalah awan mendung yang akan menyirami bumi, Allah -Tabaraka wa Ta’ala- menggiringnya kepada suatu kaum yang tidak bersyukur kepadaNya dan tidak berdoa kepadaNya”. Kemudian Beliau -Shalallahu ‘alayhi wa salam- bersabda: “Tahukah kalian, apa yang ada di atas kalian?” mereka (para shahabat) menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya itu adalah Raqi’ (nama langit dunya / nama langit yang ke satu / nama langit yang paling dekat dengan bumi), yaitu atap yang dijaga, serta gelombang yang tertahan. Tahukah kalian, berapakah jarak antara kalian dengan langit tersebut (Raqi’)?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu”. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya di atas hal itu terdapat dua langit, jarak diantara keduanya adalah lima ratus tahun.” Hingga Beliau menyebutkan tujuh langit, jarak antara dua langit seperti jarak antara langit dan bumi. Kemudian Beliau bersabda: “Apa (yang ada) di atas hal tersebut (di atas langit ke tujuh)?” Mereka berkata: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu”. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya di atas hal tersebut (di atas langit ke tujuh) adalah ‘Arsy Allah (Singgasana Tuhan), di antara ‘Arsy (Singgasana Tuhan) dan langit setelah itu adalah jarak antara dua langit”. Kemudian Beliau bersabda: “Tahukah kalian, apa yang ada di bawah kalian?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu”. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya di bawah kalian adalah bumi”. Kemudian Rasulullah bersabda: “Apa yang ada di bawah hal tersebut?” Mereka menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu”. Beliau bersabda: “Sesungguhnya di bawah bumi terdapat bumi lain, di antara keduanya berjarak perjalanan lima ratus tahun.” Hingga Beliau menyebutkan tujuh bumi, jarak antara setiap dua bumi adalah sepanjang lima ratus tahun perjalanan. Kemudian Beliau bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad di Tangan-Nya, seandainya kalian mengulurkan tali kepada seseorang ke tanah (bumi) yang paling bawah, niscaya akan turun di atas Allah”. Kemudian Beliau membacakan ayat: “Dia-lah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Dzahir dan Yang Bathin. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu!”. (QS Al-Hadid: 3). (Hadits Shahih, Shahih Sunan Tirmidzi, nomor hadits: 3220).