Jawabanmu

2014-08-20T20:26:49+07:00
Menjadi sahabat anak merupakan salah satu bentuk pola pengasuhan(parenting) yang dapat diterapkan orang tua dalam pendidikan keluarga. Semua berawal dari rumah. Pola asuh orang tua dalam keluarga sangat mempengaruhi perkembangan dan kepribadian anak karena orang tua merupakan figur pelindung, pemberi dan pemerhati sekaligus role model bagi anak. Dalam kesehariannya, anak-anak tidak hanya membutuhkan figur orang tua. Anak-anak juga membutuhkan sosok sahabat yang bisa menjadi partner dalam dunianya, sehingga ia merasa senang, ceria dan nyaman dengan diri dan lingkungannya. Sebagai orang terdekat anak, orang tua harus bisa berperan, memposisikan diri sebagai sahabat bagi anak. Mengapa demikian? Setiap manusia, tidak terkecuali anak-anak membutuhkan sahabat dalam hidupnya. Bahkan anak-anak autis diindikasi lebih responsif terhadap orang yang bersikap sebagai seorang sahabat. Sahabat merupakan kebutuhan sekaligus keinginan setiap manusia karena secara alami dan naluriah, manusia membutuhkan orang lain untuk saling memberi, saling mengerti, saling berbagi, saling mengisi dan melengkapi. Dalam persahabatan ada kepercayaan, kebersamaan, kepedulian dan kedekatan hubungan, tanpa mengesampingkan pemahaman dan penerimaan atas kelebihan dan kekurangan sahabatnya. Ibarat matahari, sahabat merupakan energi yang bisa membangkitkan gairah dan semangat anak dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Pengertian dan arti sahabat bagi anak-anak tentu tidak sedalam pemahaman orang dewasa, tetapi ada kesamaan pandangan dasar mengenai kebutuhan akan sahabat tersebut. Kenyataannya, anak-anak seringkali lebih jujur dan natural dalam mengartikan sahabat. Mereka membutuhkan sahabat untuk menemaninya bermain, berinteraksi dan berbagi cerita tentang pengalaman sehari-hari, seperti tontonan yang disukai, kehebatan mainan, bahkan menyatakan gagasan, imajinasi, rasa suka atau tidak suka dengan apa adanya. Sahabat bisa membuat anak lebih terbuka karena posisi mereka sejajar, bisa saling mengisi, lebih betah dan asyik sekalipun sering diselingi pertengkaran. Karena itu, sahabat penting untuk anak karena sahabat membuat mereka belajar dan merasa senang.
2014-08-20T20:27:27+07:00
Semangat inin tahu, semanagat bermain,