Jawabanmu

2014-08-20T19:18:27+07:00
Selain inflasi dan pertumbuhan output, pengangguran sangat tinggi yang pernah melanda Amerika Serikat pada tahun 1930-an merupakan masalah yang menjadi perhatian utamailmu ekonomi makro. Perekonomian ideal yang diinginkan oleh banyak negara adalah bila laju inflasi dan pengangguran rendah, sedangkan pertumbuhan output adalah tinggi. Namun, dalam kenyataan yang terjadi adalah tidak seperti yang diinginkan, tetapi saling meniadakan (trade off). Kita ketahui bahwa semua peristiwa makro adalah saling berkaitan dan berhubungan, bila masalah satu diperbaiki maka akan muncul masalah baru lain sebagai efek dan perbaikan tersebut.Inflasi merupakan salah satu penyakit makro yang selalu menjadi perhatian pengambilkebijakan ekonomi. Mengapa demikian? Karena masalah inflasi sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Suatu pemerintahan dapat dikatakan gagal, bila tidak mampu mengatasi masalah inflasi.
1 1 1
2014-08-20T19:24:29+07:00
Berbagai definisi tentang inflasi telah dikemukakan oleh para ahli. Nanga (2001: 237) menyatakan bahwa Inflasi adalah suatu gejala di mana tingkat harga umum mengalami kenaikan secara terus-menerus. Kenaikan tingkat harga umum yang terjadi sekali waktu saja tidaklah dapat dikatakan sebagai inflasi. Menurut Rahardja (1997: 32) Inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk meningkat secara umum dan terus-menerus. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak disebut inflasi, tetapi jika kenaikan meluas kepada sebagian besar harga barang-barang maka hal ini disebut inflasi.Sementara itu Eachern (2000: 133) menyatakan bahwa Inflasi adalah kenaikan terus-menerus dalam rata-rata tingkat harga. Jika tingkat harga berfluktuasi, bulan ini naik dan bulan depan turun, setiap adanya kenaikan kerja tidak berarti sebagai inflasi. Sedangkan Sukirno (2004: 27) memberikan definisi bahwa Inflasi adalah suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam suatu perekonomian. Selanjutnya BPS (2000: 10) mendefinisikan Inflasi sebagai salah satu indikator untuk melihat stabilitas ekonomi suatu wilayah atau daerah yang menunjukkan perkembangan harga barang dan jasa secara umum yang dihitung dari indeks harga konsumen. Dengan demikian angka inflasi sangat mempengaruhi daya beli masyarakat yang berpenghasilan tetap, dan di sisi lain juga mempengaruhi besarnya produksi barang.Berdasarkan berbagai definisi yang telah dikemukakan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum Inflasi adalah suatu gejala naiknya harga secara terus-menerus (berkelanjutan) terhadap sejumlah barang. Kenaikan yang sifatnya sementara tidak dikatakan inflasi dan kenaikan harga terhadap satu jenis komoditi juga tidak dikatakan inflasi.
1 1 1