Jawabanmu

2014-08-24T07:16:12+07:00
Zat/Bahan
Semua bahan kimia yang membentuk bumi kita merupakan contoh dari zat, apakah bahan ini dijumpai di pensil, buku, hamburger atau arang. Zat/bahan didefenisikan sebagai sesuatu yang mengambil  ruang dan mempunyai massa. Untuk menetapkan defenisi ini, kita harus  hati-hati untuk menentukan massa karena berbeda dan berat, meskip kita sering memperwkarkan kedua istilah tersebut.
  Bila kita menggunakan istilah massa, menunjukkan jumlah dalam suatu objek. Untuk setiap objek, jumlah ini tetap dan tidak tergantung di mana objek ini berada. Salah satu cara untuk mengetahui rnassa adalah tidak terjadinya perubahan bila objek itu bergerak. Suatu objek dengan massa yang ringan, seperti bola ping-pong, sangat mudah gerak, dengan hanya sedikit dipukul saja dapat meloncat keluar dari meja. Tetapi objek dengan massa yang berat, seperti truk semen, sangat sukar bergerak, meskipun angin kencang truk ini tidak bergerak.   Berat adalah merupakan suatu ukuran kekuatan objek dan massanya diketahui yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi. Tidak seperti massa, berat tidak konstan, sangat tergantung dan dimana objek itu diletakkan. Misalnya di bulan gaya gravitasinya hanya seperenam dari gaya gravitasi bumi berat suatu benda di bulan hanya seperenam dari berat benda tersebut  di bumi. Demikian juga di bumi, besarnya gaya gravitasi agak berbeda dari satu tempat ke tempat yang lain, maka berat suatu objek sedikit berbeda pula dari satu tempat ke tempat yang lain. Oleh sebab itu bila kita ingin menentukan jumlah suatu zat~bahan dalam peneliitian, lebih baik menggunakan massa dari pada berat. Seperti telah kita pelajari sebelumnya, massa diukur dalam bentuk unit dari gram (atau kilogram bila massanya -sangat besar). Alat yang digunakan untuk mengukur massa ini disebut timbangan clan pengukuran menggunakan timbangan disebut menimbang.   Sifat-sifat dari Zat Dalam menggambarkan suatu sampel zat, akan dirinci sifat-sifatnya yang khas. Misalnya keadaan fisik dari zat, yang berarti akan disebut­kan zat berupa padat, cair atau gas. Juga akan disebutkan berapa mas­sanya (beratnya) yang merupakan sifat yang dapat diukur dari suatu zat. Kita gunakan sifat-sifat di atas seclara berulang untuk mengidentifikasi bermacam-macam hal setiap hari. Contohnya : kamu akan mengenal buku kimia ini dari warnanya, beratnya dan cetakan sampulnya. Dalam kimia, sifat-sifat dari zat digunakan juga untuk mengidentifikasikan zat tersebut. Misalnya kita ingin mengetahui bahan apa yang digunakan untuk membuat barang, dari permukaannya yang mengkilat dapat diperkirakan bahwa bahan tersebut suatu logam, tapi dari warnanya kita sudah dapat mengetahui bahwa logamnya bukan emas atau tembaga. Bila diberi tahu bahwa bila sebuah magnit didekat­kan padanya, barang tersebut akan tertarik oleh magnit, maka kita akan menduga bahwa logamnya adalah besi. Dan bila dikatakan bahwa waktu hujan, akan mulai berkarat, kita makin pasti bahwa bahan terse-but dibuat dari besi.   Sifat-sifat Fisik dan Kimia Adalah Cara lain untuk menggolongkan sifat-sifat zat. Sifat-sifat fisik adalah suatu keadaan yang dapat dilihat tanpa mengubah sifat-sifat kimia dari zat tersebut. Misalnya titik leleh; air (es) akan meleleh pads 0 °C. Ini merupakan sifat fisik dari air. Untuk mengukur titik leleh, digunakan termometer untuk menentukan suhu waktu air padat (es) berubah men­jadi air cair. Perubahan ini, yang disebut perubahan fisik zat dan tak mengubah bentuk kimia dari air. Baik berbentuk padat atau cair, tetap air. Berat jenis adalah contoh lain dari sifat fisik zat. Untuk menentukan B.J dari air, kita ukur massa dari sejumlah volume tertentu dan cairan tersebut. Pengukuran ini tak mengubah air menjadi bentuk zat lain, malah air tak berubah sama sekali.   Sifat-sifat kimia adalah kecenderungan dari suatu zat untuk meng­alami perubahan kimia tertentu., Misalnya, sifat kimia dari air adalah akan bereaksi secara hebat dengan natrium seperti terlihat pada Gambar 1.12 dan akan menghasilkan gas hidrogen dan suatu zat yang disebut natrium hidroksida (biasa disebut lye atau lindi). Bila kita perhatikan sifat kimia ini, maka terlihat bahwa air dan natriumnya mengalami perubahan disebut perubahan kimia dan menghasilkan zat lain. Se­telah kita perhatikan sifat kimia ini, air dan natriumnya hilang diganti oleh zat lain.