Jawabanmu

2014-02-11T15:12:52+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Di dalam novel laskar pelangi, banyak tokoh yang terlibat di dalamnya. Diantaranya sepuluh anggota laskar pelangi, yaitu Ikal (aku), Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Syahdan, Kucai, Borek, Trapani, dan Harun. Serta Bu Muslimah, Pak Harfan, dan Floriana (Flo).Ikal, Tokoh 'aku' dalam cerita ini. Ikal yang selalu menjadi peringkat kedua memiliki teman sebangku bernama Lintang, yang merupakan anak terpintar dalam Laskar Pelangi. Ia berminat pada sastra, terlihat dari kesehariannya yang senang menulis puisi. Ia menyukai A Ling, sepupu dari A Kiong, yang ditemuinya pertama kali di sebuah toko kelontong bernama Toko Sinar Harapan. Pada akhirnya hubungan mereka berdua terpaksa berakhir oleh jarak akibat kepergian A Ling ke Jakarta untuk menemani bibinya.
Lintang,  Teman sebangku Ikal yang luar biasa jenius. Kepintarannya tidak membuatnya menjadi orang yang sombong. Ia pun juga terobsesi dengan sesuatu yang baru. Ayahnya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak memiliki perahu dan harus menanggung kehidupan 14 jiwa anggota keluarga. Lintang telah menunjukkan minat besar untuk bersekolah semenjak hari pertama berada disekolah. Ia selalu aktif didalam kelas dan memiliki cita-cita sebagai ahli matematika. Sekalipun ia luar biasa pintar, pria kecil berambut merah ikal ini pernah salah membawa peralatan sekolahnya. Cita-citanya terpaksa ditinggalkan agar ia dapat bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya semenjak ayahnya meninggal. Kalimat yang menunjukkan perwatakan Lintang dalam buku laskar pelangi. “Lintang adalah pribadi yang unik. Banyak orang merasa dirinya pintar lau bersikap seenaknya, congkak, tidak disiplin, dan tidak punya integritas. Tapi Lintang Sebaliknya” dan “Lintang selalu teobsesi dengan hal-hal baru, setipa informasi adalah sumbu ilmu yang dapat meledakkan rasa ingin tahunya kapan saja”