Jawabanmu

2014-08-13T22:27:42+07:00
Cara membuat Angklung yaitu: seruas bambu dikupas dan ukuran panjang pendek serta diameter diselaraskan dengan ukuran yang ditentukan. Untuk meninggikan nada biasanya dengan cara memperkecil Volume yaitu memotong ujung daun, sedangkan untuk merendahkan nada dengan cara memperbesar volume tabung. Memperbesar volume tabung dilakukan dengan cara menipiskan bibir tabung atau bibir angklung dilapisi lilin. Dapat pula dengan cara menipiskan tangkai angklung sebagai daunnya. Bambu yang dibuat angklung diolah dengan cara khusus. Waktu penebangan dilakukan pada saar kemarau. Setelah ditebang bambu dibiarkan hingga daun-daunnya rontok dengan sendirinya, kemudian dipotong-potong menurut ukuran yang dibutuhkan. Setelah itu diikat lalu direndam selama satu minggu. Fungsi perendaman adalah untuk melepaskan kotoran yang melekat pada tabung dan ruas bambu. Proses selanjutnya bambu dikeringkan (digarang dina para seuneu) selama 40 hari. Bambu yang terbelah tidak memenuhi syarat mutu untuk angklung. Bambu yang utuhlah yang memenuhi syarat standar mutu dibuat angklung.
8 4 8
Jawaban paling cerdas!
2014-08-13T22:35:47+07:00
.1. Memilih bambu yang baik
Dipilih berdasarkan usia yaitu minimal 4 tahun dan tidak lebih dari 6 tahun dan dipotong pada musim kemarau dari pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore hari. Setelah memotong dasar dari pohon bambu, dengan ukuran kurang lebih 2-3 jengkaldari permukaan tanah, bambu harus disimpan selama sekitar 1 minggu, sehingga bambu benar2 tidak berisi air.
Setelah seminggu, bambu harus dipisahkan dari cabang-cabangnya. Dan dipotong menjadi berbagai ukuran tertentu. Kemudian, bambu harus disimpan selama sekitar satu tahun untuk mencegah dari gangguan hama. Beberapa prosedur adalah: dengan cara merendam bambu di genangan lumpur, kolam atau sungai, juga bisa dengan cara diasapi di perapian (diunun), dan prosedur modern: dengan menggunakan formula cairan kimia tertentu.
2.
 Bagian Bahan Bambu yang digunakan untuk membuat Angklung
Angklung terdiri dari 3 bagian:
Tabung Suara
Bagian terpenting dari suatu Angklung, adalah tabung suara yang menghasilkan intonasi. Proses setem dapat menghasilkan intonasi.
Kerangka
Kerangka tabung untuk tempat berdiri di.
Dasar
Berfungsi sebagai kerangka tabung suara.
3. Proses Penyeteman
Pembentukan tabung suara
Ini adalah proses membentuk bambu menjadi sebilah tabung suara.
Proses Penyeteman
Ini adalah proses meniup bagian bawah tabung angklung dan menyamakan suaranya ke alat tuner.
Proses utama dari penyeteman
Ini adalah proses penyeteman suara dengan meninggikan dan menurunkan nada dengan membunyikan nadanya. Dan ini juga merupakan proses meninggikan nada dengan memotong bagian atasnya sedikit, dan menurunkan nada dengan menyerut kedua sisi bilah tabung dengan pisau.
Cara menggunakan alat Tuner:
Untuk menggunakan tuner, kita harus memperhatikan baik dari lampu di sebelah kiri dan kanan dari panel, dan juga jarum penunjuk.
Sebagai contoh, jika Anda akan membuat sebuah nada “F”, anda harus menggoyangkan angklung sembari memperhatikan baik dari lampu yang akan menyala bersamaan, dan untuk jarum penunjuk yang akan menunjukkan angka “F”.
4. Tahap akhir, dan seterusnya