Jawabanmu

2014-02-08T17:19:59+07:00
Unsur Intrinsik1.      TemaTema utama dalam novel “Laskar Pelangi” ini adalah pendidikan. Namun uniknya tema pendidikan ini diselingi oleh kisah persahabatan yang erat antara anggota ‘Laskar Pelangi’. Tema pendidikan ini sendiri dipadukan dengan tema ekonomi. Namun tema pendidikan lah yang lebih menonjol.
Latar WaktuNovel ini dibuat berdasarkan kisah nyata walaupun ada sedikit imajinasinya, jadi latar waktu yang digunakan adalah sekitar tahun 1974-an.Latar SuasanaLatar suasana yang ada dalam novel ini beragam dikarenakan konflik yang muncul juga beragam. Ada senang, sedih, hingga cemas. Berikut beberapa penggalan kisah yang menjelaskan suasana dalam novel.
1)      Suasana Sedih. Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana sedih ialah saat Ikal, teman-temannya dan Bu Muslimah berpisah dari Lintang yang memutuskan berhenti sekolah karena harus mengurusi keluarga yang ditinggal mati ayahnya.2)      Suasana Senang. Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana senang ialah saat tim cerdas cermat SD Muhammadiyah berhasil memenangkan pertandingan.
3)      Suasana Cemas. Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana cemas ialah saat Pak Harfan, Bu Muslimah dan calon murid SD Muhammadiyah beserta orang tuanya menunggu untuk melengkapi jumlah siswa menjadi 10 calon siswa yang mendaftar agar sekolah tidak ditutup.
Sudut Pandang yang DigunakanSudut pandang yang digunakan dalam novel ini adalah sudut pandang orang pertama pelaku utama karena dalam penceritaan novel penulis menggunakan kata ‘aku’. Tokoh ‘aku’ dalam novel ini diceritakan paling dominan sehingga si tokoh ‘aku’ dapat dikatakan sebagai tokoh atau pelaku utama.
AmanatBanyak sekali amanat yang terkandung dalam novel “Laskar Pelangi” ini. Diantaranya adalah :Jangan mudah menyerah oleh keadaan (jangan putus asa)Jauhi sifat pesimisSebagai guru haruslah dengan ikhlas mengajar dan berdedikasi tinggi terhadap pendidikan.
2014-02-08T17:21:29+07:00
Tema, alur (plot), latar waktu, latar tempat, latar suasana, penokohan, sudut pandang, amanat