Jawabanmu

2014-02-08T14:52:12+07:00
Pemilu pada masa Orde Baru:
1. Dilakukan hanya sekali untuk memilih partai.
2. Hanya terdapat 3 partai, yakni : Pdi, Golkar, dan PPP dan pasti Golkar sebagai jawara pemilu dengan mengusung Presiden Soeharto pada SU MPR.
3. Tidak adanya pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta anggota Legislatif secara langsung.
4. Semboyan pemilu yaitu LUBER (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia)
Pemilu pada masa Demokrasi Liberal:
Memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada warga negara, sehingga terjadi beberapa kendala, yakni:
1. Parlemen (DPR) tidak mampu melakukan tugasnya untuk memperjuangkan kepentingan kepentingan rakyat.
2. Sering terjadi pergantian kabinet.
3. Konstituante sebagai badan yang dipilih oleh rakyat dengan tugas untuk membentuk Undang-Undang Dasar yang baru ternyata juga mengalami kegagalan.
Jadi, menurutku, pemilu pada masa Orde Baru lebih baik, karena partai-partai pada pemilu saat Demokrasi Liberal, hanya ingin menonjolkan paham/ideologi partainya sendiri-sendiri.