Jawabanmu

2014-08-14T04:49:56+07:00
Di tahun 5000 SM
masyarakat Mesir dinilai
sudah terampil menenun
kain lena dari rami halus.
Selain berdasarkan
penemuan berupa secarik
kain lena halus, pendapat
itu didukung oleh temuan
sejumlah mumi dari tahun
2500 SM yang terbungkus
kain lena bermutu sebaik
produk sekarang.
Ternyata, pada tahun 3000
SM masyarakat lembah
Sungai Indus, kini wilayah
Pakistan dan India bagian
barat, telah menggunakan
katun kapas. Bahkan konon,
di saat yang bersamaan
masyarakat di Amerika telah
mengolah kain sejenis itu.
Sedangkan masyarakat Cina
sejak sekitar tahun 2700 SM
telah mengusahakan ulat
sutera, selain
mengembangkan alat tenun
khusus untuk serat sutera.
Perkiraan ini didukung
temuan potongan kecil
sutera tenun berbordir
menempel di patung
perunggu dari Dinasti Shang
(1523-1028 SM).
Penyebaran tekstil dari
timur ke barat dimulai tahun
300 SM saat balatentara
Iskandar Agung membawa
pulang ke Eropa benda-
benda katun dari wilayah
Pakistan. Mereka lantas
mengembangkan
perdagangan kain secara
besar-besaran dengan
mengimpor pakaian wol dari
Inggris, Gaul (kini Prancis),
dan Spanyol, kain lena dari
Mesir; Katun dari India;
serta sutera dari Cina dan
Persia (kini Iran).
Sayangnya sedikit sekali
tekstil yang bertahan dari
masa Kekaisaran Romawi di
Barat dan Dinasti Han (202
SM – 220) di Timur.
Sejarah Tekstil Ketika
Revolusi Industri
Industri tekstil Eropa mulai
bangkit antara tahun 400-
awal dan 1500-an. Inggris,
Italia bagian utara, dan
Flanders (kini meliputi
sebagian Belgia, Prancis
dan Belanda) jadi pusat
produksi bagian wol.
Sedangkan Italia jadi pusat
produksi sutera. Dalam
periode ini, tepatnya tahun
1200-an mulai dipakai roda
pemintal, selain ditemukan
mesin pembuka kokon
sutera.
Perkembangan penting
industri tekstil terjadi
setelah abad pertengahan
(1100-1500). Namun
kemajuan terhebat
berlangsung saat Revolusi
Industri (abad XVII-awal
XIX). Revolusi Industri
memang berkaitan dengan
revolusi industri tekstil. Ini
karena membanjirnya
penemuan baru di Inggris
yang berakibat melonjaknya
produksi benang dan kain.
Penemuan hebat itu antara
lain alat pintal pertama
yang mampu memintal
beberapa benang sekaligus
yang dikenal dengan
Spinning Jenny, oleh
penemu James Hargreaves
pada tahun 1764. Mantan
tukang cukur Richard
Arkwright pada tahun 1769
mematenkan Water Frame,
alat pintal bertenaga air.
Tahun 1973 penemu
berkebangsaan Amerika Eli
Whitney mengembangkan
mesin pemisah biji kapas.
Alhasil, pabrik tekstil
berbahan baku kapas
meningkat pesat. Hampir
sepanjang sejarah, orang
hanya menggunakan serat
alam. Namun pada 1884 ahli
Kimia Prancis Hilaire
Chardonnet
mengembangkan cara
praktis menghasilkan serat
buatan. Serat yang kini
dikenal sebagai rayon
pertama kali dihasilkan di
AS tahun 1910 dan disebut
sutera buatan.