Jawabanmu

2014-08-12T13:59:23+07:00
1) memiliki objek kajian berupa benda-benda konkret, yaitu makhluk hidup;
2) ilmu tersebut dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris, yaitu pengalaman yang dapat dilakukan setiap orang;
3) menggunakan cara berpikir logis, yaitu cara berpikir yang menggunakan logika, teratur, dan disiplin;
4) ilmu tersebut dikaji dengan menggunakan langkah-langkah yang sistematis. Contohnya, setiap orang yang    ingin membuktikan bahwa respirasi membutuhkan oksigen, bila langkah-langkah, situasi, dan kondisi sama maka di manapun penelitian dilaksanakan, hasilnya akan sama;
5) hasil kajian bersifat objektif, artinya selalu memihak kebenaran ilmiah;
6) hasil kajian bersifat hukum, yaitu ketentuan yang berlaku umum, di manapun diberlakukan, hasilnya akan sama, misalnya hukum Mendel.
2014-08-12T14:03:00+07:00
1) memiliki objek kajian berupa benda-benda konkret, yaitu makhluk hidup;
2) ilmu tersebut dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris, yaitu pengalaman yang dapat dilakukan setiap orang;
3) menggunakan cara berpikir logis, yaitu cara berpikir yang menggunakan logika, teratur, dan disiplin;
4) ilmu tersebut dikaji dengan menggunakan langkah-langkah yang sistematis. Contohnya, setiap orang yang    ingin membuktikan bahwa respirasi membutuhkan oksigen, bila langkah-langkah, situasi, dan kondisi sama maka di manapun penelitian dilaksanakan, hasilnya akan sama;
5) hasil kajian bersifat objektif, artinya selalu memihak kebenaran ilmiah;
6) hasil kajian bersifat hukum, yaitu ketentuan yang berlaku umum, di manapun diberlakukan, hasilnya akan sama, misalnya hukum Mendel.